TPP Akan Disesuaikan Dengan Resiko Beban Kerja

DSC_0714Jogja, dprd-diy.go.id TPP (Tunjangan Penambahan Penghasilan) turut dibahas Bambang Chrisnadi saat rapat penjelasan rekruitmen pejabat DIY pada Rabu (2/03/2016). Anggota Komisi A tersebut berharap, TPP diberikan atas dasar tingkat resiko beban kerja dan tanggung jawab profesi. Bambang sapaan akrab Bambang Chrisnadi mencontohkan pekerjaan dengan resiko nyawa menjadi taruhannya harus mendapatkan TPP lebih tinggi daripada lainnya. Adapun Rendradi Suprihandoko menuturkan bahwasanya TPP sebaiknya tidak didasarkan eselon.

Hal tersebut diamini oleh Agus Supriyanto kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah). TPP telah direncanakan sesuai dengan tingkat beban kerja dan tanggung jawab profesi. “Saat ini masih dalam penggodokan.” Tuturnya. Agus bersyukur dan berharap DPRD DIY mensuport terlaksananya rencana tersebut.

SelainTPP, rapat yang dilaksanakan di Komisi A membahas tentang Paramparapraja sebagai lembaga baru di DIY. Parampraja yang menjadi domainnya Biro Organisasi, kini telah terbentuk kesekretariatannya. Keanggotaan Paramparapraja melibatkan masyarakat dan tokoh budaya. Hal ini berbeda dengan pengisian jabatan di sekretariat Paramparapraja yang mengharuskan diisi oleh PNS.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi A, Sukarman berjalan dengan khidmat. Turut hadir anggota komisi A lainnya, Hery Sumardiyanto dan KPH Purbodiningrat. Adapun Dinas lain yang juga turut hadir yaitu  perwakilan Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah)  DIY dan DPPKA (Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset) DIY. (S)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*