DPRD DIY Selenggarakan Public Hearing Raperda Pengelolaan dan Pemanfaatan TIK

Jogja, dprd-diy.go.id  – Public hearing Pansus Teknologi Informasi dan Komunikasi dilaksanakan pada Kamis (08/11/2018) yang bertempat di ruang Rapur lt.2 gedung DPRD DIY.  Agenda public hearing yaitu mendengarkan masukan dan pendapat dari masyarakat terkait Raperda Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dipandu oleh Albani, S.T selaku moderator. Dimulai pada pukul 10.20, acara diawali dengan pemaparan draft rancangan Perda TIK yang disampaikan oleh tenaga ahli/pakar penyusunan Naskah Akademik serta Raperda, yaitu Yohanes Hartono SH, M.Hum serta Endro Purnomo S.Kom, M.Cs.

Pemaparan yang disampaikan pakar berkaitan dengan implementasi smart city di DIY, bagaimana TIK mampu meningkatkan akselerasi pembangunan dan kemajuan Provinsi DIY. Penerapan konsep smart city di DIY merupakan terusan dari Jogja Cyber Province yang sudah dirintis sejak tahun 2005. Yohanes menjelaskan gambaran Raperda secara garis besar dari bab serta pasal-pasal yang ada.

Kemudian dilanjutkan dengan mendengar masukan dari masyarakat, dimulai oleh Komunitas Difabel DIY yang berharap agar terdapat perhatian khusus untuk difabel terkait Raperda ini, kemudian dari BAPPEDA DIY yang menyarankan untuk menyelaraskan Perda ini dengan Pergub yang juga membahas mengenai Tata Kelola TIK. Masukan disampaikan oleh Diskominfo Kulon Progo berkaitan dengan yang disampaikan oleh Diskominfo Kota Jogja, yaitu dalam konsep pelaksanaan Perda ini perlu memperhatikan potensi dan kondisi dari masing-masijg daerah. Selama ini masih terdapat kesenjangan kemampuan keuangan daerah maupun dalam hal perkembangan pemanfaatan TIK di masing-masing Kabupaten/Kota, sehingga perlu lebih dicermati dan dipertimbangkan agar Perda ini dapat berimplikasi positif untuk semua daerah. Masih berjaitan hal tersebut, pengelolaan TIK memerlukan adanya suatu tim khusus yang mengawal segala prosesnya.

Pada Raperda yang memuat 10 Bab dan 34 Pasal ini terdapat pasal-pasal yang membahas keamanan. Beberapa tanggapan dan masukan dari Satpol PP maupun Polda DIY terkait hal tersebut, antara lain dengan melibatkan peran masyarakat dengan CCTV yang diarahkan ke jalanan. Disampaikan oleh Kabid Humas Polda DIY bahwa hal tersebut sangat penting dan sangat membantu dalam mengawasi kondisi lingkungan sekitar. Berbagai tanggapan dan masukan dari masyarakat kemudian ditanggapi oleh pakar dan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat-rapat pansus selanjutnya. (ra)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.