Hadiri Upacara HPKN 2026, Ketua DPRD DIY Tegaskan Makna Kedaulatan Adaptif di Era Global

Jogja, dprd-diy.go.id – Ketua DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nuryadi, S.Pd., menghadiri Upacara Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara Tahun 2026 yang digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (1/3/2026). Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai inspektur upacara.

Nuryadi menilai peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum reflektif untuk memperkuat kesadaran kolektif terhadap makna kedaulatan bangsa di tengah dinamika global yang terus berubah. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan harus diterjemahkan dalam kebijakan dan tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap tantangan zaman.

“Semangat Serangan Umum 1 Maret 1949 mengajarkan bahwa kedaulatan diperjuangkan dengan keberanian dan persatuan. Hari ini, semangat itu kita aktualisasikan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola berbasis data, serta keberanian mengambil kebijakan strategis demi kepentingan jangka panjang masyarakat,” ujar Nuryadi usai mengikuti upacara.

Dalam amanatnya, Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan bahwa esensi kedaulatan negara di era modern telah bergeser, tidak lagi dimaknai semata sebagai penguasaan teritorial, tetapi sebagai kemampuan bangsa dalam mengelola perubahan global secara mandiri dan bermartabat. Di tengah ketidakpastian geopolitik dan transformasi digital yang masif, kedaulatan menuntut kepemimpinan yang visioner, berbasis data dan berani mengambil keputusan strategis.

Sri Sultan juga menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama daya saing nasional. Pendidikan, riset, inovasi, serta penguatan karakter kebangsaan dinilai menjadi penentu agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton dalam persaingan global. Meski berorientasi ke masa depan, Sri Sultan menegaskan bahwa akar historis Serangan Umum 1 Maret 1949 tetap menjadi pijakan penting dalam menjaga eksistensi Republik Indonesia di mata dunia.

Menanggapi hal tersebut, Nuryadi menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menghadirkan kebijakan yang berkeadilan dan berpihak pada kepentingan rakyat. Ia juga menekankan bahwa keistimewaan DIY harus dimaknai sebagai amanah sejarah untuk menghadirkan kepemimpinan yang beradab serta pembangunan yang inklusif.

“Keistimewaan DIY adalah tanggung jawab moral dan historis. DPRD DIY berkomitmen memastikan setiap kebijakan pembangunan selaras dengan nilai perjuangan, keadilan sosial, dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara Tahun 2026 ini sekaligus mengingatkan kembali peristiwa heroik Serangan Umum 1 Maret 1949 sebagai tonggak penting peneguhan kedaulatan Indonesia. Melalui peringatan ini, DPRD DIY berharap semangat kebangsaan terus terjaga dan menjadi landasan kuat dalam menghadapi tantangan masa depan. (cc/dta)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*