Jogja, dprd-diy.go.id — Wakil Ketua DPRD DIY, Umaruddin Masdar, S.Ag., menghadiri Perayaan Natal Bersama Guru dan Karyawan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta dan DIY, Selasa (13/1/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Yogyakarta.
Perayaan Natal bersama tersebut mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24) sebagai bagian dari pembinaan iman Kristiani di lingkungan Disdikpora. Ibadah dan perayaan dipimpin oleh pendeta dan romo, serta diikuti para guru dan karyawan Kristiani dari berbagai satuan pendidikan di Kota Yogyakarta dan DIY.
Ketua Panitia, Paulus Kristriyanto, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan iman Kristiani melalui perayaan Natal dan Paskah di lingkungan Dinas Pendidikan telah dilaksanakan secara berkelanjutan sejak tahun 1990.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja rohani yang terus kami jaga keberlangsungannya, sekaligus menjadi ruang kebersamaan bagi guru dan karyawan Kristiani, termasuk dari SMP, SMA, dan SMK yang di beberapa wilayah masih memiliki keterbatasan dalam mengikuti pembinaan rohani,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, H. Budi Santoso Asrori, S.E., M.Si., menegaskan peran strategis guru sebagai ujung tombak pendidikan. Menurutnya, meskipun capaian pendidikan Kota Yogyakarta tergolong tinggi secara nasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia tetap memerlukan semangat, motivasi, dan kerja bersama.
“Setiap individu dan organisasi memiliki kelebihan dan kelemahan. Keduanya harus dikelola secara optimal demi kemajuan dunia pendidikan,” katanya.
Dalam sambutannya, Umaruddin Masdar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Perayaan Natal Bersama Guru dan Karyawan Disdikpora tersebut. Ia menilai Natal bukan semata peristiwa keagamaan, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat DIY.
“DPRD DIY memandang kegiatan kebersamaan lintas iman memiliki arti strategis dalam menjaga harmoni sosial dan kebangsaan. Melalui perayaan Natal bersama ini, semangat kebersamaan dan persaudaraan lintas iman semakin kokoh serta mampu memperkuat sinergi dalam mendukung kemajuan pendidikan, kepemudaan, dan olahraga di Kota Yogyakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta,” ungkapnya..
Umaruddin berharap nilai toleransi, saling menghormati, dan gotong royong yang tercermin dalam perayaan Natal ini dapat terus dihadirkan dalam praktik pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan, kepemudaan, dan olahraga.
Menutup sambutannya, ia mengucapkan Selamat Merayakan Natal Tahun 2025 kepada seluruh guru dan karyawan Kristiani. Ia berharap semangat kasih dan persaudaraan lintas iman yang terbangun dapat semakin memperkuat sinergi dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Yogyakarta dan DIY. (cty/lz)

Leave a Reply