Jogja, dprd-diy.go.id – Komisi D DPRD DIY mendorong percepatan penataan Stadion Mandala Krida Yogyakarta agar dapat segera digunakan secara optimal sebagai kandang PSIM Yogyakarta. Upaya tersebut dilakukan dengan menelusuri sejumlah dokumen teknis pembangunan stadion yang hingga kini belum ditemukan, sekaligus memastikan proses perencanaan berjalan sesuai aturan dan akuntabel.
Ketua Komisi D DPRD DIY, Dr. RB Dwi Wahyu B, S.Pd., M.Si., mengatakan Stadion Mandala Krida saat ini belum dapat difungsikan secara maksimal karena belum dilengkapi fasilitas lampu stadion. Kondisi tersebut membuat PSIM Yogyakarta masih harus menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul sebagai kandang sementara.
“Komisi D masih berupaya menelusuri dokumen teknis yang belum ditemukan agar proses perencanaan dan pembangunan Stadion Mandala Krida dapat berjalan sesuai aturan sehingga seluruh proses segera tuntas dan penataan stadion bisa dilanjutkan,” ujarnya, Jumat (15/05/2026).
Dalam pembahasan bersama pihak terkait, Komisi D menemukan adanya dugaan persoalan administrasi dan teknis dalam pembangunan stadion. Salah satunya, dokumen hasil uji tanah yang tidak ditemukan di arsip Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY maupun Balai Pemuda dan Olahraga.
Selain itu, Komisi D juga menemukan adanya perbedaan antara dokumen as-built drawing dengan dokumen Detail Engineering Design (DED) yang tersedia. DPRD DIY menilai persoalan tersebut perlu segera ditelusuri untuk memastikan proses pembangunan dan penataan stadion berjalan sesuai ketentuan teknis.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Daerah DIY melalui APBD 2026 mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk kegiatan MC 0 persen dan penyusunan DED. Sekitar Rp640 juta di antaranya dialokasikan untuk pelaksanaan MC 0 persen yang dilakukan secara swakelola oleh Dinas Dikpora DIY, Balai Pemuda dan Olahraga, serta Fakultas Teknik UGM.
Penyusunan DED direncanakan dilaksanakan setelah proses MC 0 persen selesai. DPRD DIY berharap seluruh tahapan perencanaan dapat diselesaikan secara komprehensif dan transparan agar penataan Stadion Mandala Krida dapat segera dilanjutkan guna mendukung perkembangan olahraga dan sepak bola di Daerah Istimewa Yogyakarta. (lz)

Leave a Reply