Jogja, dprd-diy.go.id – Pandemi Covid-19 masih menyisakan dampak yang cukup besar bagi para pekerja akibat adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan ketentuan dirumahkan. Berdasarkan hasil reportase RBTV Jogja beberapa warga DIY bahkan mulai berwirausaha untuk menyambung hidup dengan mengembangkan kreativitas dan hobinya.
Rany Widayati, Anggota Komisi D DPRD DIY mengungkapkan bahwa dalam kondisi seperti ini wirausaha merupakan salah satu upaya untuk menunjang perekonomian masyarakat. Menurutnya wirausaha menjadi sebuah alternatif di tengah sulitnya mencari pekerjaan di masa pandemi.
“Eranya memang harus kita berwirausaha, fasilitas sekarang banyak ditambahh IT juga (mendukung). Ini (wirausaha) penting untuk menanggulangi susahnya mencari kerja,” tuturnya.
Melihat langkah inisiatif masyarakat dalam menunjang perekonomian, Rany sangat mendukung dan mengapresiasi warga yang sudah mulai berwirausaha akibat terdampak pandemi. Rany mengungkapkan bahwa kreativitas masyarakat harus dikembangkan untuk memulai wirausaha sebagai upaya mengentasan pengangguran akibat Covid-19.
“Kreativitas harus ditumbuhkan, kita harus kreatif dan jangan bergantung. Sedangkan lulusan makin banyak, sementara peluang sedikit. Jika tidak seperti ini (wirausaha) maka hanya membuat pengangguran lebih banyak. Paling tidak keluarga bisa mencukupi ketahanan pangannya,” jelasnya.
Sementara Elly Supriyanti, Kabid P2TK, PKK dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja DIY menambahkan bahwa sektor tenaga kerja merupakan salah satu sektor yang paling banyak terdampak. Adanya penurunan perekonomian pada masa pandemi ini harus ditanggulangi dengan masyarakat yang mampu mencari peluang wirausaha.
“Kita harus cari peluang yang bisa kita masuki. Keadaan seperti ini (pandemi) bukanlah akhir, masih banyak sektor yang tumbuh. Hanya kita harus mapping sektor apa saja yang masih bisa aktif saat seperti ini,” ungkapnya.
Adanya revolusi industri di era 4.0 tentu mengubah tatanan kehidupan masyarakat. Menurutnya perubahan inilah yang menjadi peluang bagi masyarakat dalam menjalankan roda perekonomian di tengah pandemi yang masih ada hingga saat ini.
Sebagai seorang akademisi STIE YKPN Yogyakarta, Wing Wahyu Winarno mengatakan para pelajar dan mahasiswa yang akan lulus dapat memulai berwirausaha. Hal ini sebagai salah satu upaya mengurangi banyaknya pengangguran akibat jumlah kelulusan yang tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan.
“Sekarang bisa dilihat sisi baiknya dengan adanya teknologi, orang bisa berkarya sesuai dengan kemampuan dan hobinya. Pada waktu kita kuliah juga bisa berkarya apa saja yang kita bisa,” tuturnya.
Wing Wahyu menambahkan kiat-kiat memulai usaha hendaknya terlebih dahulu dapat menentukan target pasar. Selanjutnya melakukan pengamatan untuk mempelajari para pengusaha yang sebelumnya sudah mulai berwirausaha.
Dikatakan Elly, Dinas Tenaga Kerja juga terus melakukan pendampingan kepada masyarakat yang hendak merintis usaha. Selama ini Dinas Tenaga Kerja juga bekerjasama dengan instansi-instansi yang fokus terhadap pengarakan usaha baru dan perguruan tinggi dalam pelaksanaan job fair.
Kepada Dinas Tenaga Kerja, Rany berharap tidak hanya pendampingan dan pelatihan yang diberikan kepada para perintis usaha ini. Ketua Fraksi Golkar DPRD DIY ini berharap Balai Latihan Kerja (BLK) juga memberikan fasilitas berupa peralatan penunjang kerja.
“Harapan saya diperbanyak lagi (pendampingan dan pelatihan). Harapnnya kepada BLK DIY ada fasilitasi peratalan sebagai modalnya juga. Tentu harapannya agar bisa mandiri dan meneruskan ilmu yang didapat,” ungkap Rany Senin (02/11/2020) dalam tayangan Aspirasi Rakyat Jogja Istimewa RBTV Jogja. (fda)




Program dan kegiatan yang dilakukan bersama antara Legislatif, dinas, dan BLK perlu segera direalisir dengan melalui diklat dan penambahan sarana produksi di kelompok-kelompok UMKM yang ada di tingkat kabupaten.
Salut dan apresiasi pada Anggota DPRD DIY bekerja sama dengan Disperindag yang mulai memberikan dorongan dalam pemanfaatan teknologi tepat guna, pemanfaatan IT dan penguatan management wira usaha.
Harapan kedepan semoga bimbingan pendampingan dan bantuan penambahan alat produksi bisa direalisir untuk pelaku usaha yang tergolong UMKM.
Kami Forkom UMKM Gunungkidul siap menerima berbagai bentuk pendampingan dan arahan dari berbagai fihak