
Terhitung sejak tanggal 11-14 Agustus 2015, Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan perjalanan dinas ke Jakarta. kegiatan tersebut bertujuan menghadiri undangan rapat kerja pengurus. Tujuan lain berkoordinasi dengan pengurus nasional KPP RI serta sosialisasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART).
AD-ART KPP RI terdiri dari dua struktur kepengurusan. Baik tingkat provinsi atapun kabupaten/kota. Pertama ketua, sekretaris dan bendahara. Kedua, divisi-divisi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Adapun pembahasan dan penetapan pengurus KPP mengacu pada hasil rapat umum dan rapat kerja pengurus presidium nasional KPP RI. Tiga hal ditetapkan sebagai landasan penyusunan pengurus KPP. Diantaranya, penguatan kelembagaan organisasi, penguatan kapasitas perempuan anggota parlemen, dan strategi kerja atau advokasi kebijakan masing-masing divisi dan badan pengurus harian.
Di DIY yang pada awalnya belum ada kejelasan struktur, mulai dibentuk dan ditetapkan. Rany Widayati,SE.MM terpilih sebagai ketua KPP. Sekretaris dan bendahara dipercayakan kepada Dra. Marthia Adelheida dan Tustiyani,SH.
Selain ketua, wakil dan bendahara, terdapat empat divisi yang masing-masing dikoordinatori satu perempuan parlemen. Divisi pendidikan dikoordinatori Nurjannah dari fraksi Golkar. Divisi database, riset dan kajian dikoordinatori Nunung Ida Mundarsih S.Pd dari fraksi Persatuan Demokrat. Devisi advokasi dan kebijakan publik dikoordinatori oleh perempuan parlemen termuda DPRD DIY, Erlia Risti,SE. Terakhir divisi hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dikoordinatori oleh Endang Setyani,SH dari fraksi Kebangkitan Nasional.
Ketujuh perempuan parlemen DPRD DIY tersebut berencana mengembangkan penguatan kelembagaan, jaringan, pendanaan dan usaha. Penguatan kelembagaan meliputi upaya akses anggaran pembiayaan kegiatan, penyediaan badan pekerja serta ruang sekretarian, dan perangkat alat kantor.
Jaringan perempuan parlemen berbasis internet menjadi pilihan dalam mewujudkan perencanaan pengembangan jaringan. Jaringan internet ini diharapkan dapat menjadikan kapasitas perempuan Aleg semakin kuat. Melalui pengaksesan data, informasi serta bertukar pikiran dengan mudah dan cepat. (S)



Leave a Reply