Bantul, dprd-diy.go.id – Komisi D DPRD DIY melaksanakan peninjauan ke Museum Taman Tino Sidin yang berlokasi di Kasihan, Bantul, untuk melakukan monitoring terkait pengelolaan, pelestarian, serta penguatan fungsi edukasi seni dan budaya di museum tersebut, pada Jum’at (10/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD DIY, Ir. Imam Taufik, yang hadir bersama sejumlah Wakil Ketua Komisi D, yaitu Anton Prabu Semendawai, S.H., M.Kn., beserta anggota komisi D lainnya yakni Rahayu Widi Nuryani, S.H., M.H., Arni Tyas Palupi, S.T., Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes., H. Muhammad Yazid, S.Ag., serta Demas Kursiswanto, A.Md. Rombongan juga didampingi oleh Panca Takariyati selaku pengelola museum.
Museum Taman Tino Sidin merupakan salah satu pusat edukasi seni yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi di Yogyakarta. Museum ini dikelola oleh keluarga almarhum Tino Sidin di bawah naungan Yayasan Taman Tino Sidin. Pengelolaan sehari-hari dilakukan oleh putri kelima Tino Sidin, Panca Takariyati, yang berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan fungsi edukasi seni bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi D meninjau berbagai fasilitas yang ada di museum, termasuk koleksi karya seni, serta program-program edukasi yang telah berjalan. Diskusi juga dilakukan untuk menggali berbagai tantangan yang dihadapi pengelola, seperti kebutuhan peningkatan fasilitas, dukungan promosi, serta penguatan peran museum sebagai pusat pembelajaran seni.
Imam Taufik dalam keterangannya menyampaikan pentingnya peran museum sebagai sarana edukasi dan pelestarian budaya. Ia menegaskan bahwa keberadaan Museum Taman Tino Sidin harus terus didukung agar tetap relevan dan mampu menjangkau masyarakat luas.
“Kami melihat Museum Taman Tino Sidin memiliki potensi sebagai pusat edukasi seni yang tidak hanya melestarikan karya-karya Tino Sidin, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap seni kepada generasi muda. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat untuk memperkuat fungsi museum ini,” ujar Ir. Imam Taufik.
Melalui peninjauan ini, Komisi D DPRD DIY berharap adanya langkah konkret dalam penguatan pengelolaan dan pengembangan Museum Taman Tino Sidin, baik dari sisi fasilitas, program edukasi, maupun promosi kepada masyarakat. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak dinilai menjadi kunci agar museum ini tidak hanya bertahan sebagai ruang pelestarian karya seni, tetapi juga berkembang sebagai pusat pembelajaran yang inspiratif dan inklusif bagi generasi mendatang.(uns/cc)

Leave a Reply