Sleman, dprd-diy.go.id — Komisi D DPRD DIY melakukan kunjungan kerja ke Museum Dirgantara Mandala TNI AU Adisutjipto, Selasa (28/4/2026), guna memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelestarian aset sejarah sekaligus mendorong pengembangan museum sebagai pusat edukasi dan wisata sejarah penerbangan nasional.
Kunjungan dipimpin Ketua Komisi D DPRD DIY, R.B. Dwi Wahyu B., S.Pd., M.Si., bersama rombongan anggota dewan. Rombongan diterima oleh Komandan Museum Dirgantara Mandala, Kolonel Kal Christian Tri Aryono, yang memaparkan profil serta koleksi museum yang menjadi salah satu yang terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi D meninjau langsung kondisi fasilitas, perawatan koleksi pesawat bersejarah, serta potensi pengembangan museum agar lebih optimal sebagai destinasi edukasi publik.
Ketua Komisi D DPRD DIY, R.B. Dwi Wahyu B., menegaskan bahwa kunjungan ini tidak hanya sebatas peninjauan, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan substansi dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang museum.
“Kunjungan ini membuka banyak hal penting untuk didiskusikan. Museum tidak hanya menyimpan benda, tetapi juga menyampaikan narasi sejarah penerbangan nasional. Ini menjadi bagian penting dalam penyusunan Raperda Museum agar ke depan mampu menghadirkan cerita sejarah yang terintegrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, terdapat dua gagasan utama yang menjadi perhatian, yakni integrasi antar-museum agar narasi sejarah tidak terputus serta penelusuran kembali jejak sejarah penerbangan di Yogyakarta, khususnya saat menjadi ibu kota negara.
“Perlu ada upaya bersama untuk menelusuri dan melengkapi dokumentasi sejarah, termasuk jejak Markas Besar AURI di Yogyakarta yang hingga kini masih minim dokumentasi. Ini penting untuk memperkaya khazanah sejarah kita,” tambahnya.
Sementara itu, Kolonel Kal Christian Tri Aryono menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga dan mengembangkan museum sebagai sarana edukasi sejarah penerbangan bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk menjaga koleksi dan meningkatkan kualitas layanan museum agar tidak hanya menjadi tempat penyimpanan, tetapi juga pusat edukasi yang menarik dan informatif bagi generasi muda,” jelasnya.
Ia juga berharap adanya sinergi antara TNI AU, pemerintah daerah, dan DPRD DIY dalam mendukung pengembangan museum, baik dari sisi fasilitas, kurasi koleksi, maupun penyampaian narasi sejarah kepada publik.
Melalui kunjungan ini, DPRD DIY berharap penguatan regulasi melalui Raperda Museum dapat mendorong pengelolaan museum yang lebih terintegrasi, informatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai pusat edukasi sejarah nasional. (bin/lz)

Leave a Reply