Jogja, dprd-diy.go.id – DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan program “Sekolah Politik dan Demokrasi” yang diinisiasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta sebagai upaya memperkuat literasi politik dan kepemimpinan mahasiswa. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi HMI di Gedung DPRD DIY, Rabu (29/04/2026).
Audiensi ini diterima langsung oleh Ketua DPRD DIY, Nuryadi, S.Pd., didampingi Sekretaris DPRD DIY, Yudi Ismono, S.Sos., M.Acc. Sementara itu, rombongan HMI dipimpin Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Isra Boy, bersama Sekretaris Umum Nuri Abdul Aziz serta jajaran pengurus lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, HMI memaparkan sejumlah agenda strategis, salah satunya pelatihan politik bertajuk “Sekolah Politik dan Demokrasi HMI”. Program ini dirancang sebagai wadah edukasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk memahami dinamika politik dan demokrasi secara lebih komprehensif.
Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Isra Boy, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka ruang dialog yang konstruktif, meningkatkan literasi politik mahasiswa, serta menyiapkan kader muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan siap berkontribusi dalam sistem demokrasi di Indonesia. Ia menekankan pentingnya peran aktif generasi muda, tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai aktor dalam proses politik yang sehat dan berintegritas.
“Melalui Sekolah Politik dan Demokrasi ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang terbuka dan inklusif bagi mahasiswa untuk memahami politik secara utuh, sekaligus membangun kesadaran kritis dan tanggung jawab kebangsaan,” ujar Isra.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak, termasuk DPRD DIY, menjadi elemen penting dalam memperkaya wawasan peserta.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan perspektif langsung dari para praktisi, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga realitas praktik politik di lapangan,” imbuhnya.
Rangkaian kegiatan dalam program ini meliputi kelas diskusi, pelatihan intensif, serta seminar terbuka yang menghadirkan tokoh politik dan negarawan sebagai narasumber. Kehadiran para praktisi diharapkan mampu memberikan perspektif nyata serta pengalaman langsung terkait praktik politik, baik di tingkat lokal maupun nasional.
DPRD DIY menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas partisipasi politik generasi muda. Sinergi antara lembaga legislatif dan organisasi kemahasiswaan diharapkan dapat menghadirkan ruang-ruang edukatif yang memperkuat demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan di DIY.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menegaskan bahwa program tersebut memiliki nilai strategis dalam menyelaraskan tujuan antar lembaga sebagai bagian dari upaya membangun bangsa. Ia juga menyampaikan komitmennya untuk turut berpartisipasi dalam forum tersebut.
“Nanti saya akan bergabung dalam forum adik-adik. Kita bisa berdiskusi bersama mengenai kondisi negara saat ini serta berbagai persoalan lainnya. Namun dengan catatan, forum ini harus bersifat netral dan lepas dari atribut lembaga manapun,” ungkapnya. (aam/dta)

Leave a Reply