Jogja, dprd-diy.go.id – Ketua DPRD DIY, Nuryadi, S.Pd., menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pembangunan Daerah Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Kamis (30/04/2026) di Gedhong Pacimasana dan disiarkan secara langsung melalui JITV Pemda DIY. Rakordal kali ini mengangkat tema “Investasi yang Berkelanjutan di Kawasan Selatan” yang menegaskan pentingnya penguatan investasi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kehadiran Ketua DPRD DIY dalam forum ini menunjukkan komitmen DPRD dalam mendukung pengendalian pembangunan daerah melalui sinergi kebijakan serta pengawasan terhadap arah investasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam pidatonya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menekankan bahwa pengembangan kawasan selatan memiliki potensi besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan struktural, seperti ketimpangan ekonomi, keterbatasan infrastruktur, serta rendahnya minat investasi.
“Investasi yang berkualitas bukan semata diukur dari besarnya nilai rupiah yang ditanamkan, melainkan dari ketepatan lokasi, skala, dampak, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakatnya,” ungkap Sri Sultan.
Gubernur juga menegaskan bahwa penguatan investasi di kawasan selatan perlu dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan daya dukung lingkungan serta risiko bencana, sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan ruang hidup masyarakat.
Selain itu, Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, dalam paparannya menyampaikan capaian ekonomi makro DIY pada Triwulan I Tahun 2026 yang menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 5,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan inflasi yang masih terkendali. Namun demikian, tantangan seperti ketimpangan antar wilayah serta tingkat kemiskinan masih menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan ke depan.
Rakordal ini juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Ichsan Zulkarnaen, serta Prof. Dr. Ir. Eko Teguh Paripurno, M.T., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong investasi yang berkelanjutan.
Dalam sesi pemaparan, disampaikan bahwa arah kebijakan investasi ke depan perlu memperkuat sinergi lintas sektor, serta memastikan bahwa pengembangan kawasan selatan mampu mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan mitigasi risiko bencana secara seimbang.
Melalui forum ini, DPRD DIY memandang pentingnya penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan guna memastikan investasi yang masuk tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta. (cyn/cc)

Leave a Reply