Komisi B DPRD DIY Soroti Potensi Wukirsari, Dorong Pengembangan Infrastruktur Wisata

Bantul, dprd-diy.go.id – Komisi B DPRD DIY melakukan Kunjungan Kerja Dalam Daerah ke Desa Wisata Wukirsari, Imogiri, Bantul pada hari Jumat (04/07/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan Sentra Kampung Batik Giriloyo sekaligus mendukung penguatan peran desa dalam sektor pariwisata berbasis budaya.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Komisi B, Andriana Wulandari, S.E., M.IP, didampingi Wakil Ketua Dr. Danang Wahyu Broto, S.E., M.Si., Sekretaris Wildan Nafis, S.E., M.H. serta sejumlah anggota lainnya. Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Pariwisata DIY, Dinas Koperasi dan UKM DIY, Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, serta jajaran pemerintahan Kalurahan Wukirsari dan pengurus Desa Wisata setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Lurah Wukirsari menyampaikan bahwa saat ini Desa Wisata Wukirsari termasuk salah satu dari dua desa wisata terbaik di tingkat nasional, bersama Desa Wisata Penglipuran di Bali. Memiliki 643 pembatik aktif, desa ini pernah mencatatkan pendapatan hingga Rp2 miliar sebelum pandemi dan berhasil bangkit dengan jumlah kunjungan mencapai 45.000 wisatawan pada tahun 2024.

Anggota Komisi B Reda Refitra S., dalam sesi diskusi menyatakan dukungan melalui penyediaan sarana produksi batik, sementara anggota Komisi B, Yan Kurnia Kustanto, S.E., mendorong sinergi lintas sektor untuk memperkuat branding desa wisata berbasis budaya.

“Desa ini harus terus didampingi agar bisa menjadi wajah pariwisata DIY yang berkelanjutan,” tegasnya.

Selain isu pariwisata, Komisi B juga menyoroti persoalan stunting dan pengentasan kemiskinan diwilayah Wukirsari, Serta menegaskan perlunya integrasi antara sektor pariwisata, UMKM, dan infrastruktur untuk memastikan bahwa manfaat ekonomi menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami dari DPRD DIY, khususnya sebagai wakil dari Kabupaten Bantul, insyaallah akan terus mendukung Desa Wukirsari. Segala kebutuhan masyarakat akan kami upayakan untuk dipenuhi guna mendukung kegiatan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ujar Wildan Nafis, S.E., M.H.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar pengembangan kawasan seperti Embung Waiyang dan koridor wisata Gunung Purba dapat segera terealisasi, memperkuat daya tarik Desa Wukirsari sebagai ikon pariwisata budaya di Yogyakarta. (ezm/lz)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*