Komisi C Serap Aspirasi Warga Bawuran: Dorong Perbaikan Drainase dan Jalan Provinsi

Bantul,dprd-diy.go.id – Komisi C DPRD DIY melakukan kunjungan kerja ke Kalurahan Bawuran, Pleret, Bantul pada Selasa (16/9/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait permasalahan drainase dan kondisi jalan provinsi yang berdampak pada aktivitas dan keamanan warga setempat.

Kunjungan ini difokuskan untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait permasalahan drainase, jalan provinsi, serta infrastruktur pendukung lainnya. Dalam pertemuan, Lurah Bawuran menjelaskan bahwa genangan air di depan balai Kalurahan tak kunjung teratasi karena bukan kewenangan pemerintah desa. 

“Kondisi jalan di depan balai desa selalu menggenang, tetapi kami tidak bisa memperbaiki karena itu bukan kewenangan Kalurahan,” ujarnya. 

Ia menambahkan, sejak 2020 kondisi makin parah akibat sedimentasi muara sepanjang hampir 800 meter yang melewati kawasan persawahan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY, Amir Syarifudin menegaskan bahwa aspirasi warga Bawuran akan ditindaklanjuti. Ia juga memastikan Komisi C akan berkoordinasi dengan Dinas PUP-ESDM DIY untuk mencari solusi terbaik.

“Hal ini menjadi perhatian kami, terutama terkait drainase di depan Kalurahan Bawuran. Dukungan infrastruktur seperti penerangan jalan dan perbaikan jalan berkelok juga sangat penting,” jelasnya. 

Sekretaris Komisi C, H. Koeswanto, S.I.P., menambahkan bahwa jalan provinsi yang sering tergenang perlu diperhatikan serius. 

“Kalau memungkinkan, jalan ini perlu diperlebar untuk memperbaiki sistem drainase,” ujarnya.

Anggota Komisi C lainnya, H.Ispriyatun Katir Triatmojo, menekankan bahwa perbaikan harus menyeluruh. Menurutnya, kualitas jalan, drainase, dan penerangan harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat mendapatkan fasilitas optimal dan segera ditindaklanjuti. 

“Drainase sangat penting, apalagi memasuki musim hujan. Harapannya, masalah ini bisa terselesaikan pada 2026,” ungkapnya.

Kepala Dinas PUP-ESDM DIY yang turut hadir juga mengakui keterbatasan anggaran. Ia menambahkan, penyusunan DED diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang.

“Menyelesaikan masalah drainase dalam dua minggu tidak mungkin, karena dana terbatas untuk 20 ruas jalan. Saat ini yang bisa dilakukan hanya pembersihan drainase di sisi kiri jalan,” jelasnya. 

Kunjungan Komisi C DPRD DIY ke Kalurahan Bawuran menunjukkan komitmen dalam menindaklanjuti persoalan infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat. Dengan koordinasi bersama Dinas PUP-ESDM dan dukungan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan perbaikan drainase, jalan provinsi, serta penerangan jalan dapat segera terealisasi demi kelancaran aktivitas warga dan penguatan sektor pertanian. (nia/cc)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*