Pengembangan Tenaga Kerja Perlu Integrasi dengan Teknologi Informasi

Jogja, dprd-diy.go.id – Selasa (30/4/2019) sejumlah mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan audiensi dengan DPRD DIY. Ditemui oleh Arif Noor Hartanto, audiensi dilakukan dalam rangka mencari tau terkait regulasi ketenagakerjaan.

Menanggapi beberapa pertanyaan dari mahasiswa, Inung, panggilan akrab Arif menjawab bahwa saat ini Pemda DIY sedang fokus kepada pengembangan kemampuan kerja kaum milenial. “Saat ini di Indonesia sendiri kaum usia milenial itu sangat banyak ke depannya, hingga mencapai satu titik dimana kaum anak muda sekarangg ini jadi penopang ekonomi Indonesia. Konsentrasi kami ada pada usia mereka, dimana mereka akan berkembang pada peradaban dunia,” jelas Inung.

Arif menegaskan, ke depannya sistem ketenagakerjaan tidak lepas dari basis teknologi informasi (IT). Menurut Arif, persiapan tenaga kerja harus bisa menyesuaikan revolusi industri yang berbasis IT. Harus ada upaya penyelarasan antara persiapan peralatan IT dan kemampuan sumber daya manusia itu sendiri.

“Kami mengakui Dinas Kominfo sudah lebih maju (persiapan teknis IT), tapi Disnakertrans dalam menyiapkan tenaga kerja kurang prograsif, tapi secara sistem sudah cukup baik,” tutur Arif menjelaskan persiapan pengembangan tenaga kerja di DIY. (fda)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*