Laporan Hasil Pembahasan Komisi – Komisi Terhadap Perubahan KUA-PPAS Tahun 2022

Jogja, dprd-diy.go.id – Senin (15/08/2022), DPRD DIY menyelenggarakan rapat kerja yang membahas mengenai pemaparan Laporan Hasil Pembahasan Komisi – Komisi terhadap Perubahan KUA-PPAS Tahun 2022. Rapat Kerja dipimpin oleh Huda Tri Yudiana dan dihadiri oleh segenap OPD terkait yang bertempat di Ruang Rapur lt. 2 gedung DPRD DIY.

Dalam laporannya, Eko Suwanto selaku Ketua Komisi A  menyampaikan bahwa terdapat alokasi bimbingan teknis dan penambahan satu bimbingan teknis di daerah dan luar daerah, tambahan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur dan Jawa sebagai studi komparasi, dan terdapat penambahan sosialisasi sebanyak dua kali. 

Akan tetapi, terdapat tugas utama terkait Vaksinasi Booster bagi masyarakat DIY. Vaksinasi Booster baru mencapai 39,74% dari sasaran vaksinasi sekitar 3 juta penduduk DIY. Berdasarkan surat edaran menteri, ditetapkan BTT sejumlah 5% dari APBD 2022. Eko mengungkapkan bahwa rasionalisasi BTT dapat dialokasikan untuk percepatan vaksinasi.

“BTT tidak seluruhnya 50 itu dialokasikan untuk program yang lain, tetapi ada dua hal yang perlu dipertimbangkan, yang pertama percepatan vaksinasi booster khususnya untuk remaja,umum, dan lansia, kemudian percepatan vaksinasi dosis 1 dan 2 untuk lansia,” ungkapnya.

Pembahasan Komisi B disampaikan oleh Suwardi selaku Wakil Ketua Komisi B, beliau menyampaikan secara garis besar Laporan Hasil Pembahasan Komisi terhadap Perubahan KUA PPAS Tahun 2022. Terdapat kenaikan peningkatan pendapatan pada Dinas Koperasi dan UKM. Sehubungan dengan rekap belanja, terdapat penambahan sejumlah 1,171miliar . Hasil pembahasan Komisi B akan dilanjutkan pada pembahasan APBD murni.

Adapun pembahasan dari Komisi C disampaikan oleh Lilik Syaiful Ahmad. Lilik menyampaikan rekapan pembahasan KUPA – PPAS Tahun 2022 Komisi C tentang Mitra Sub Bidang Fisik dan Sarana Prasarana. Pada bagian pendapatan terdapat total sejumlah 8,593 miliar, selanjutnya pada bagian belanja terdapat penambahan DIM sejumlah 2,411miliar.

Dan yang terakhir pembahasan dari Komisi D disampaikan oleh Kuswanto. Pihaknya menyampaikan terkait rekap belanja penghantaran KUPA- PPAS Tahun 2022 Komisi D bahwa terdapat penambahan pada Dinas Kesehatan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah serta Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat dengan total 721 miliar.(Ev/Ms)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*