DPRD DIY Dorong Optimalisasi Dana Keistimewaan untuk Perkuat Peran Ulu-Ulu di Tengah Tekanan Fiskal

Bantul, dprd-diy.go.id – DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong optimalisasi Dana Keistimewaan sebagai solusi menjaga keberlanjutan pembangunan desa di tengah penurunan kemampuan fiskal akibat kebijakan pemerintah pusat. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan sinergi bersama Paguyuban Ulu-Ulu Resi Seto Kabupaten Bantul di Kedai Sawah Kopi & Resto Kembangsari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Selasa (10/2/2026).

Ketua DPRD DIY, Nuryadi, S.Pd., menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini mengalami penurunan signifikan sehingga diperlukan langkah strategis untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kondisi sekarang ini, khususnya tentang keuangan yang dibijaksanai oleh pemerintah pusat, hari ini turun drastis. Sehingga dalam diskusi ini kita juga mengupayakan bagaimana kebutuhan masyarakat bisa kita ampu dari Dana Keistimewaan DIY, walaupun mungkin tidak seperti yang diharapkan. Tapi kita harus bisa menutup kekosongan itu yang sangat diperlukan sekali,” ujar Nuryadi.

Menurutnya, Dana Keistimewaan dapat dioptimalkan untuk mendukung program-program prioritas di desa, terutama yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, seperti infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi.

Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pengurus Paguyuban Ulu-Ulu Resi Seto yang diketuai Agus Heriyanto. Forum ini menjadi ruang dialog antara legislatif dan para Ulu-Ulu yang memiliki peran strategis dalam pembangunan desa, mulai dari pelaksanaan pembangunan jalan dan irigasi, pemberdayaan sektor pertanian dan UMKM, sosialisasi program lingkungan hidup, kesehatan, dan pendidikan, hingga pendataan potensi serta pengelolaan pendapatan desa.

Ketua Paguyuban Ulu-Ulu Resi Seto, Agus Heriyanto, menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah bersama DPRD DIY memberikan dukungan konkret terhadap peningkatan kesejahteraan dan kapasitas kelembagaan Ulu-Ulu.

“Kami berharap ada perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah daerah dan DPRD DIY untuk peningkatan kesejahteraan serta penguatan kapasitas kelembagaan Ulu-Ulu agar peran kami di desa semakin optimal,” kata Agus.

Melalui sinergi ini, DPRD DIY menempatkan penguatan peran Ulu-Ulu sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas pembangunan desa di tengah tantangan fiskal, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan secara efektif dan berkelanjutan.(lz/dta)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*