Jogja, dprd-diy.go.id – Jumat (30/07/2021) DPRD DIY menerima audiensi dari Aliansi Masyarakat Marjinal Yogyakarta yang diterima oleh Sofyan Setyo Darmawan, Sekertaris Komisi D. Audiensi ini membahas tentang dampak PPKM terhadap aspek sosial, ekonomi dan budaya masyarakat. Audiensi yang berlangsung secara virtual diikuti oleh OPD terkait seperti Dinas Sosial DIY, Dinas Koperasi dan UMKM DIY dan Dinas Kebudayaan DIY.
Amin Abdullah, Ketua Aliansi Masyarakat Marjinal yang mewakili pedagang kecil dan driver ojek online, menyampaikan tujuh keluhannya terkait masalah PPKM di DIY diantaranya meminta untuk dibuka kembali rekayasa portal jalan, percepatan revitalsasi segala aspek kehidupan secara normal (sektor pendidikan, pariwisata, perdagangan, perindustrian, seni dan budaya, usaha makro dan mikro), stop PPKM Darurat, karena PPKM Darurat tidak memberikan solusi apapun, stop pemberitaan tentang Covid-19 di berbagai media untuk diganti dengan pemberitaan yang positif dan membangun, mendesak pemenuhan kewajiban pemerintah atas pemberlakuan PPKM Darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang karantina wilayah, perpanjangan restrukturisasi atau relaksasi baik itu bank/ leasing/ lembaga keuangan non-Bank serta penangguhan pembayaran kredit dan membentuk pos aduan layanan masyarakat.
“PPKM ini tidak efisien, malah membuat rakyat tambah miskin karena menunggu bantuan makanan yang tidak kunjung ada dan merata,” ujar Amin.
Masyarakat mengeluhkan tidak meratanya bantuan dari pemerintah khususnya DIY selama pandemi Covid-19. Amin mewakili masyarakat marjinal menginginkan solusi yang konkrit dari OPD terkait masalah yang disampaikan di audiensi kali ini.
Dinas Sosial DIY menanggapi permasalahan yang telah disampaikan di forum. Saat ini Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan ke KPM baik untuk program bantuan PKA maupun bantuan tunai. Selain itu, Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan berupa beras 10 kilogram untuk masing-masing KPM yang diharapkan akan selesai minggu ini.
Dinas Sosial juga telah menyediakan shelter bagi masyarakat yang terpapar virus Covid-19. “Kami juga sudah menyediakan beberapa shelter yang bisa digunakan untuk masyarakat yang terkena virus Covid-19, jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan shelter,” ungkap Sigit, Sekretaris Dinas Sosial DIY.
Sofyan menyampaikan laporan mengenai iuran pendidikan yang telah ditiadakan di jenjang SMA dan SMK. “Hal ini telah dikonfirmasi oleh Dinas DIKPORA DIY, bahkan surat keputusannya sudah keluar sejak hari Senin lalu,” ujarnya.
Terkait dengan pembatasan jalan akibat PPKM, Sekretaris Komisi D, Sofyan Setyo Darmawan, mengupayakan untuk melayangkan surat kepada Pemda DIY agar dapat diakses bagi para pedagang dan pelaku usaha namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. (sei)










Leave a Reply