Jogja, dprd-diy.go.id – DPRD DIY menerima kunjungan kerja dari Pansus IV DPRD Provinsi Jawa Barat di Ruang Rapur Lt 2 Gedung DPRD DIY, Selasa (14/06/2022).
Kunjungan ini diterima oleh Sekretaris DPRD DIY, Haryanta serta dipimpin langsung oleh Pimpinan Pansus IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Supono. Menurut Supono kunjungan yang bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi tentang sistem kesejahteraan lanjut usia ini penting untuk memperkaya khasanah raperda yang sedang disusun.
Pada kunjungan ini, turut hadir Sigit Alifianto selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial DIY. Sigit menjelaskan bahwa ada dua jenis layanan yang diberikan Pemda DIY, yaitu untuk lansia potensial dan lansia tidak potensial.
Lansia potensial diartikan sebagai lansia yang masih mampu melakukan pekerjaan atau kegiatan, sehingga layanan yang diberikan termasuk keagamaan, kesehatan, kesempatan kerja, akses sarana prasarana, layanan hukum, hingga bantuan sosial. Sebaliknya, lansia tidak potensial merupakan lansia yang sudah tidak berdaya (bedridden) sehingga bergantung pada bantuan orang lain, sehingga mereka juga dapat menerima layanan perlindungan sosial.
Menurut Sigit, jaminan sosial juga masih didukung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS). Dinsos DIY juga menyediakan Graha Lansia bagi lansia terlantar, serta shelter bencana untuk mengakomodir lansia. Ketika Gunung Merapi erupsi, lansia menjadi prioritas untuk ditempatkan di shelter.
“Kita harus mengakomodir agar lansia tidak stres. Mbah-mbah itu juga biasanya tidak mau turun kalau sapi mereka tidak ikut turun. Ketika sapi mereka sudah ikut turun, mereka bingung mau ngarit di mana. Maka dari itu, Dinsos DIY juga bekerja sama dengan desa-desa sekitar shelter untuk menyediakan tempat ngarit. Kenapa tidak kita sediakan saja pakan untuk sapi-sapi itu? Justru ngarit itu jadi kegiatan yang membuat mbah-mbah sehat,” tutur Sigit.
Pansus IV DPRD Prov. Jawa Barat berharap pertemuan ini akan bermanfaat bagi DPRD Provinsi Jawa Barat dalam menyusun Perda Lansia yang implementatif di Jawa Barat. Apalagi, Jawa Barat memiliki penduduk yang relatif banyak, yaitu 50 juta penduduk yang 10 persen di antaranya adalah lansia. Artinya, sekitar 5 juta penduduk Jawa Barat adalah lansia, masih lebih banyak dari total penduduk DIY. (rda)

Leave a Reply