Ir. Imam Taufik Tinjau Padat Karya Danais di Wunung

Gunungkidul, dprd-diy.go.id – Wakil Ketua DPRD DIY, Ir. Imam Taufik, melakukan kunjungan kerja ke Padukuhan Kamal, Kalurahan Wunung, Gunungkidul, pada Kamis (7/8/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan kegiatan padat karya yang didanai dari Dana Keistimewaan (Danais) DIY.

Program padat karya tersebut difokuskan pada penataan lapangan desa yang sekaligus menjadi sarana pemberdayaan masyarakat lokal. Imam menilai program ini sangat strategis karena menyasar dua aspek penting: penyerapan tenaga kerja dan penyediaan infrastruktur yang bermanfaat bagi warga.

“Alhamdulillah, Dana Keistimewaan yang masuk ke kalurahan sudah digunakan dengan baik. Kegiatan sudah berjalan sesuai rencana, dan saya berharap ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Tenaga kerja mendapatkan upah harian selama 18 hari, sementara lapangan yang dibangun diharapkan menjadi ruang aktivitas bagi generasi muda,” ungkap Imam.

Imam menambahkan bahwa keberadaan lapangan yang layak sangat penting untuk mendorong aktivitas fisik, olahraga, serta memperkuat ketahanan dan kesehatan masyarakat desa.

“Dengan adanya fasilitas ini, saya ingin para pemuda bisa tumbuh, berkembang, dan mencintai olahraga. Ini mendukung upaya kita membangun masyarakat yang sehat dan tangguh,” tambahnya.

Terkait anggaran, Imam menjelaskan bahwa dari total alokasi yang direncanakan sebesar Rp175 juta, hanya terealisasi Rp120 juta karena adanya efisiensi. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi kualitas pelaksanaan kegiatan.

“Walaupun hanya terkucur Rp120 juta, secara umum kegiatan berjalan baik dan masyarakat sangat berterima kasih,” kata Imam.

Kepala Desa Wunung, Sudarto, menyambut positif pelaksanaan program padat karya ini. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut melibatkan 40 orang pekerja lokal yang terdiri dari ketua kelompok, tukang, dan tenaga kerja harian.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah DIY melalui program Dana Keistimewaan ini. Dana tersebut kami manfaatkan untuk perlataan dan penataan lapangan di Padukuhan Kamal. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas fasilitas publik, tetapi juga menambah penghasilan warga kami,” ujar Sudarto.

Program ini dinilai menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat desa, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan fasilitas umum yang berkualitas. (lz/cc)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*