Kegiatan Press Tour Berikan Kontribusi Bagi Pemda DIY

Jogja, dprd-diy.go.id – Jumat, (22/11/2019) Sekretariat DPRD Sulawesi Selatan bersama wartawan unit DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) mendatangi Sekretariat DPRD DIY untuk melakukan studi komparasi. Pada pertemuan ini para wartawan ingin mencari tahu mengenai ketugasan dari Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD DIY dalam kaitannya dengan kemitraannya dengan wartawan.

Dipimpin oleh Surya Dharma Thomas Kepala Bagian Perudang-Undang dan Informasi DPRD Sulsel kegiatan berlangsung di ruang rapat paripurna lantai 2 gedung DPRD DIY. Pada sambutannya Surya mengatakan bahwa tujuan kedatangan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan kehumasan di Sekretariat DPRD DIY.

“Kunjungan ini dalam rangka penguatan kemitraan (press tour). Sejauh mana pengelolaan kehumasan yang ada di Sekretariat DPRD DIY terkait media cetak dan online. Bersama para wartawan ingin memahami pengeloaan kehumasan berkaitan dengan penyebaran informasi melalui media, terutama mitranya dengan media massa,” ucapnya.

Budi Nugroho Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD DIY mengatakan bahwa di Sekretariat DPRD DIY, Sub Bagian Humas yang bertanggung jawab dalam hal pengelolaan media internal. Selain itu, mengenai kemitran dengan media massa sub bagian ini juga berperan dalam menjaga hubungan baik kemitraannya.

Budi mengungkapkan setidaknya ada 40 orang wartawan yang tergabung dalam Paguyuban Wartawan Unit DPRD DIY. Wartawan-wartawan tersebut merupakan perwakilan wartawan yang ditugaskan oleh medianya bertugas di DPRD DIY.

Menurut Budi salah satu cara yang digunakan oleh Sub Bagian Humas dalam menjaga kemitraannya adalah dengan melaksanakan kegitan press tour. Melalui kegiatan press tour wartawan juga mencoba memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh Pemda DIY.

“Forum wartawan di DPRD DIY biasanya dari Sub Bagian Humas mengadakan kegiatan press tour. Kemarin kita ke Malang, lalu ada forum watawan untuk tindaklanjutnya. Kami mengundang pihak-pihak terkait hal-hal yang didiskusikan tersebut,” jelas Budi.

Sementara itu Santos Koordinator Wartawan Unit DPRD DIY menambahkan bahwa sebelum menentukan tema kegiatan press tour, terlebih dahulu dibahas beberapa permasalahan yang ada di DIY. Permasalahan tersebut menjadi bahan kegiatan untuk digali dan ditemukan solusinya melalui kegiatan press tour.

“Beberapa kali kita sudah mengikuti press tour dan kita juga sudah berikan kontrbusinya ke pemerintah. Kami berkunjung ke Kota Malang sebagai kota yang menjadi rujukan negara dalam hal pengelolaan sampah, untuk mencari tahu solusi dari TPST di Piyungan. Kami juga pernah ke Sumatra Utara, kami ingin melihat pengintegrasian transportasi darat dan udara di sana. Ini kami sampaikan masukan dan evaluasinya sebelum membangun bandara YIA dulu.”

Santos menegaskan meskipun bermutra dengan DPRD DIY, secara profesional wartawan DPRD DIY tetap kritis dalam menyampaikan informasi terkait DPRD DIY. Menurut wartawan TV One ini sikap independensi wartawan unit DPRD DIY berguna sebagai fungsi kontrol dari kinerja DPRD DIY. (fda)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*