Jogja, dprd-diy.go.id – Komisi C DPRD DIY menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan RSJ Grhasia serta perbaikan infrastruktur di Sleman. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD DIY, Nur Subiyantoro, S.I.Kom., saat meninjau langsung RSJ Grhasia di Pakem, Sleman, dalam kunjungan kerja pada Kamis (27/2/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Komisi C membahas rencana pengembangan RSJ Grhasia yang tertuang dalam master plan 2023-2027. Pertemuan berlangsung di Ruang Diskusi Lantai 2 RSJ Grhasia dan dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Komisi C DPRD DIY, anggota Komisi C, Direktur RSJ Grhasia beserta jajarannya, serta perwakilan OPD terkait.
Direktur RSJ Grhasia, dr. Akhmad Akhadi, menjelaskan bahwa pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit, termasuk pembangunan IGD baru dan gedung poli umum.
“Salah satu rencana kami dalam master plan ini yaitu membangun IGD baru dan juga gedung untuk poli umum. Rencananya, sisi barat dikhususkan untuk pasien dengan gangguan jiwa, sementara sisi selatan untuk layanan umum. Maka dari itu, kami harap Komisi C DPRD DIY memiliki legacy dalam proses transformasi pelayanan kesehatan di RSJ Grhasia,” ungkap Akhmad.
Menanggapi hal tersebut, Nur Subiyantoro menegaskan bahwa DPRD DIY akan memastikan pembangunan berjalan sesuai regulasi demi menciptakan fasilitas kesehatan yang aman dan nyaman.
“Kami di sini untuk memastikan bahwa proses transformasi dari Rumah Sakit Jiwa menjadi Rumah Sakit Grhasia yang juga melayani pasien umum bisa berjalan dengan lancar. Mulai dari aspek Amdal hingga pengelolaan lingkungannya harus transparan dan sesuai regulasi. Kami akan terus mengawasi agar pembangunan di DIY benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Nur.
Sekretaris Komisi C, H. Koeswanto, S.I.P., juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pihak terkait demi kelancaran proyek ini.
“Kami siap membantu RSJ Grhasia dalam pemantauan proses pembangunan. Dengan demikian, kami harapkan perencanaan ini bisa lebih fokus, terutama dalam lima tahun ke depan. Kami juga akan bersinergi dengan Komisi D agar pembangunan RSJ Grhasia berjalan optimal,” paparnya.
Selain mengunjungi RS Grhasia, Komisi C DPRD DIY juga meninjau beberapa titik infrastruktur di Sleman, seperti jalan rusak di Jl. Tempel-Klangon, Kalurahan Sendangrejo, serta permasalahan irigasi di Jl. Godean Km 6,4.
Koeswanto menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur ini agar tidak mengganggu aktivitas warga, terutama saat musim hujan.
“Kami melihat bahwa perbaikan jalan dan irigasi ini sangat mendesak. Jalan ini sering dilalui warga, dan saat hujan deras, banjir kerap menutup jalan sehingga sangat berbahaya. Kami tidak ingin ada korban akibat kondisi ini,” tegasnya.
Dengan kunjungan ini, Komisi C DPRD DIY menegaskan komitmennya dalam mengawal pembangunan di berbagai sektor, baik kesehatan maupun infrastruktur, demi kesejahteraan masyarakat DIY. (lza/dta)

Leave a Reply