Kulonprogo, dprd-diy.go.id – Komisi D DPRD DIY melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring terkait Optimalisasi Pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda DIY di Satuan Brimob Detasemen B Pelopor, Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Kamis (31/7/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung efektivitas pelaksanaan program MBG yang merupakan salah satu program prioritas nasional.
Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja dapur SPPG Polda DIY. Ia menilai fasilitas dapur, penyajian menu, serta jangkauan penerima manfaat telah berjalan optimal.
“Kami sangat berbangga hati karena SPPG ini luar biasa. Sudah menjangkau hampir 3.037 penerima manfaat, mulai dari siswa TK hingga SMA. Bahkan masyarakat sekitar juga dilibatkan, tidak hanya dari lingkungan Brimob atau Polda saja,” ungkap Anton.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi D juga meninjau langsung dapur SPPG dan melihat kebersihan tempat memasak. Anton menyampaikan bahwa dapur dikelola dengan baik dan memenuhi standar sanitasi.
“Kami lihat langsung tempatnya, dapurnya bersih, penataan bahan makanan juga tertib. Ini menjadi contoh yang baik untuk SPPG lainnya,” katanya.
Anton menegaskan bahwa Komisi D akan terus mendorong pengembangan layanan SPPG. Pihaknya siap memberikan masukan yang membangun untuk penguatan maupun perbaikan ke depan.
“Karena ini adalah program dari Presiden kita, Bapak Prabowo Subianto, yang menargetkan 80.000 dapur MBG di seluruh Indonesia, kami berharap DIY bisa menjadi percontohan dalam pelaksanaannya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Polda DIY, Suci Rahayu Purlida, menjelaskan bahwa pelayanan MBG di Kecamatan Sentolo telah dimulai sejak 14 Juli 2025.
“Kami sudah melayani 3.037 siswa dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA. Meskipun ada satu-dua kekurangan di awal, berkat dukungan masyarakat, Brimob, dan Polda, semua bisa kami atasi,” ujarnya.
Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen DPRD DIY untuk memastikan program MBG berjalan dengan baik, inklusif, dan berkelanjutan dalam mendukung pemenuhan gizi bagi anak-anak, ibu hamil, dan balita di Daerah Istimewa Yogyakarta. (cc/lz)

Leave a Reply