Pansus BA 30 Tahun 2021 Sampaikan Laporan Hasil Kerjanya dalam Rapat Paripurna

Jogja, dprd-diy.go.id – Andriana Wulandari, Anggota Pansus BA 30 Tahun 2021, menyampaikan laporan hasil kerja pansus yang membahas Raperda Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi, dalam rapat paripurna yang dilaksanakan pada Senin (18/7/2022).

Sebelumnya pansus telah melakukan sinkronisasi raperda berdasarkan hasil fasilitasi dari Kemendagri. Terdapat beberapa perubahan yang telah disepakati, meliputi penambahan maupun pengurangan, penyempurnaan redaksional dan legal drafting.

Pansus dan mitra kerja eksekutif berupaya untuk berkomunikasi dengan Kementrian Dalam Negeri RI terhadap substansi pasal 6 huruf h. Pansus menilai bahwa kepastian hukum ini penting mengingat di DIY terdapat 35 jaringan irigasi lintas dan 6 jaringan irigasi utuh.

“Dengan di setujuinya Rancangan Peraturan Daerah ini menjadi Peraturan Daerah diharapkan mampu mewujudkan akselerasi perbaikan kebijakan dan pelayanan dalam pengembangan serta pengelolaan sistem irigasi di DIY,” ungkap Andriana Wulandari.

Pada rapat paripurna ini pula dilakukan persetujuan dan penetapan terhadap Bahan Acara Nomor 30 Tahun 2021. Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X melalui Sekretaris Daerah, R. Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan pendapat akhir Gubernur atas persetujuan Bahan Acara Nomor 30 Tahun 2021.

Menurut pendapat akhir Gubernur Raperda ini menjadi instrumen penting bagi Pemda DIY dalam mengembangkan dan mengelola sistem irigasi. Selain itu raperda ini juga mewujudkan pengaturan sumber daya air dimana dalam pertanian sangat penting.

“Pengelolaan sumber daya air yang terkait dengan pertanian ini menjadi sangat penting mengingat sumber daya air merupakan kebutuhan pokok untuk mewujudkan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat petani,” ungkap Kadarmanta Baskara Aji dalam penyampaiannya.

Melalui raperda ini juga diharapkan dapat terwujud kemanfaatan air dalam bidang pertanian. Pengoptimalan fungsi pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian rakyat diharapkan dapat terwujud melalui keberlanjutan sistem irigasi.

“Mewujudkan sistem irigasi yang berbasis budaya berdasarkan keistimewaan daerah,” imbuh Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan tujuan Raperda Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi. (mar)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*