Pansus Dorong Terus Raperda Penanggulangan Kemiskinan

Jogja, dprd-diy.go.id – Rabu (17/7/2019) Pansus Bahan Acara Nomor 6 Tahun 2019 tentang Raperda Penanggulangan Kemiskinan melanjutkan pembahasan. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Danang Wahyu Broto di ruang Bapemperda lt. 2 DPRD DIY.

Target penurunan angka kemiskinan DIY berdasarkan dokumen Perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DIY 2017-2022 sebesar 7,30 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin di DIY sebesar 11,70 persen atau hanya turun sebesar 0,18 persen dibandingkan bulan September 2018. 

Ketua Pansus dalam rapat meminta pandangan dari anggota Pansus terkait Raperda Penanggulangan Kemiskinan. Anggota Pansus Rendradi Suprihandoko menyampaikan bahwa Raperda ini harus diteruskan dan didorong. Raperda ini juga sudah dibahas di dalam Badan Pembentukan Produk Hukum Daerah di  (Bapemperda) DPRD DIY.

Rendradi juga menjelaskan bahwa DPRD DIY memiliki kedudukan yang sama di Pemerintahan Daerah. “Yang terpenting harus menyiapkan diksi-diksi yang jelas dan patuh pada hukum yang ada di atasnya sehingga jelas dasar hukumnya,” ingatnya. 

Sedang Bambang Chrisnadi mengusulkan agar ada dinas atau badan tersendiri untuk menangani masalah kemiskinan. “Dimungkinkan membentuk dinas atau badan dengan adanya kelembagaan Pemda DIY. Dinas atau badan dapat bersifat tetap atau sementara. Juga berharap agar dana istimewa digunakan untuk menangani kemiskinan sebagai intervensi terhadap kemiskinan yang ada di DIY.” 

Di akhir rapat Danang menyampaikan setelah menerima masukan-masukan dari segenap Anggota Pansus, Pansus mendorong Raperda Penanggulangan Kemiskinan diselesaikan. “Ini sebagai usaha untuk mewujudkan atau mencapai angka kemiskinan yang telah ditargetkan. Sebab mencapai target tersebut memerlukan upaya-upaya lebih lanjut dan serius dari Pemda DIY,” tutupnya .(az)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*