Pelaksanaan Bantalan Sosial Pengalihan Subsidi BBM

Jogja, dprd-diy.go.id –  Nurcholis Suharman Anggota Komisi D DPRD DIY, Endang Patmintarsih Kepala Dinas Sosial DIY, Diasma Sandi Swandaru selaku Dosen Ilmu Pemerintahan STMPD “APMD” menjadi narasumber dalam dialog interaktif ARJI (Aspirasi Rakyat Jogja Istimewa) dengan  tema “Pelaksanaan Bantalan Sosial Pengalihan Subsidi BBM”.

Pada acara tersebut, Endang menanggapi perosalan kenaikan harga BBM dengan pemberian BLT BBM diberikan untuk menunjang masyarakat yang membutuhkan agar tetap bisa bertahan hidup untuk kebutuhan dasar ditengah naiknya harga BBM.

Ada tiga jenis bantalan BBM yang diberikan kepada masyarakat yaitu Bantalan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Subsidi Upah (BSU), dan Dana Alokasi Umum (DAU). Namun masyarakat hanya berhak mendapatkan dari salah satu jenis tersebut.

“Semua penerima bantuan BLT harus masuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) oleh sistem data digitalisasi yang terus terupadate,” ungkap Endang.

Kemudian, Diasma Sandi menganggapi persoalan bantalan sosial bahwa pemerintah dalam pendataan sosial harus bisa memastikan tepat sasaran dan juga perlunya kontrol oleh masyarakat setempat.

Nurcholis Suharman merespon bahwa hal tesebut sudah sangat ideal namun, perlu adanya pemahaman kualitas dari musyawarah tersebut.

“Menurut saya, kontrol sosial perlu ada pemahaman kualitas dari musyawarah dukuh itu sendiri,” ungkapnya.

Besaran BLT BBM diungkapkan Endang sebesar 150 ribu perbulan dan akan dibagikan mulai September ini. BLT BBM tersebut akan disalurkan setiap 2 bulan sekali. Penerima sembako di bulan September ini nantinya akan menerima 300 ribu ditambah dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sembako yang telah ada sebelumnya sebesar 200 ribu. Total 500 ribu.

Untuk memaksimalkan program ini, Nurcholis menyampaikan bahwasannya Pemerintah Daerah harus kreatif membuat program-program yang tepat sasaran.

“Yang dilakukan DPRD DIY adalah men-support pada masing masing perangkat daerah agar penyaluran dana tersebut cepat dan tepat. Semua harus membantu warga miskin untuk bisa mendapatkan hak sesuai dengan ketentuannya”, ungkap Nurcholis. (Aek)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*