Pelantikan PWI DIY, Ketua DPRD Tegaskan Pers sebagai Mitra Strategis Demokrasi

Jogja, dprd-diy.go.id – Ketua DPRD DIY, Nuryadi, S.Pd., menegaskan bahwa pers merupakan mitra strategis dalam menjaga demokrasi saat menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY Masa Bakti 2026–2030 di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kamis (22/1/2026). Kehadiran DPRD DIY tersebut menjadi wujud dukungan terhadap penguatan peran pers sebagai pilar demokrasi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pelantikan pengurus PWI DIY dipimpin langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru PWI DIY periode 2026–2030. Acara tersebut, dihadiri Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua DPRD DIY, unsur Forkopimda DIY, para kepala daerah kabupaten/kota, akademisi, serta insan pers dari berbagai media.

Nuryadi menyampaikan apresiasinya atas pelantikan pengurus PWI DIY yang untuk pertama kalinya yang dilaksanakan di Kompleks Kepatihan, Menurutnya, momentum ini mencerminkan hubungan yang harmonis anatar Pemerintah Daerah, DPRD dan insan pers.

“DPRD DIY memandang pers sebagai mitra strategis dalam menjaga demokrasi, keterbukaan informasi publik, serta menjalankan fungsi kontrol sosial yang konstruktif. Kehadiran kami dalam pelantikan ini merupakan bentuk dukungan agar PWI DIY terus menjalankan peran jurnalistik secara profesional dan beretika,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir menegaskan bahwa PWI memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pers nasional di tengah derasnya informasi dan perkembangan teknologi digital. Ia menekankan pentingnya wartawan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dan nilai-nilai Pancasila.

“PWI harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kemerdekaan pers yang bertanggung jawab, profesional dan berpihak pada kepentingan publik. Yogyakarta memiliki posisi strategis untuk menjadi contoh penguatan pers berbasis nilai Pancasila,” katanya.

Ketua PWI DIY Masa Bakti 2026–2030, Drs. H. Hudono, S.H., menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum bersejarah bagi PWI DIY. Ia menegaskan komitmen pengurus baru untuk meningkatkan kualitas jurnalisme, profesionalisme wartawan, serta memperkuat peran pers dalam pembangunan daerah.

“Kami berkomitmen menjadikan periode 2026–2030 sebagai masa penguatan jurnalisme berkualitas, yang berpihak pada kebenaran kepentingan publik serta nilai-nilai keistimewaan Yogyakarta,” ungkap Hudono.

Dalam rangkaian acara tersebut, PWI Pusat juga menganugerahkan Tanda Anggota Kehormatan PWI kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penghargaan atas konsistensinya dalam mendukung kemerdekaan pers dan pembangunan pers nasional.

Pelantikan pengurus PWI DIY ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara DPRD DIY, Pemerintah Daerah dan insan pers dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat, informatif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas di Daerah Istimewa Yogyakarta. (arn/dta)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*