Sekolah SMA 70 DKI Jakarta Contoh Penerapan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Jakarta, Dprd-diy.go.id – Kunjungan Kerja Komisi D DPRD DIY ke ke SMA 70 DKI Jakarta dalam rangka untuk mengetahui model pembelajaran masa adaptasi kebiasaan baru diterima oleh Kepala Sekolah SMA 70 DKI Jakarta, Ratna Budiarti. Turut hadir menerima kunjungan tersebut adalah Kepala Dinas DKI Jakarta, Ratiyono dan Ketua Komite Nasional, Syamsuddin dan anggota DPRD DKI Jakarta, Jumat (13/11/2020).  

Dalam sambutannya Anton Semendawai, Wakil Ketua DPRD DIY, menyampaikan tujuan Komisi D DPRD DIY melakukan kunjungan ke SMA 70 DKI Jakarta  karena SMA 70 DKI DKI Jakarta merupakan sekolah unggulan di DKI Jakarta yang memiliki banyak prestasi dan melahirkan tokoh-tokoh penting dan secara intensif menerapkan protokol Kesehatan dalam pembelajarannya di masa pandemi. “Bukan hanya siswanya yang berprestasi, tapi juga guru-guru dan pengelola sekolah juga berprestasi”, ungkapnya. 

Sementara itu, Ratna Budiarti menyampaikan bahwa SMA 70 telah melaksanakan pembelajaran secara online (daring) di masa pandemi. Pertemuan hanya dilaksanakan dalam waktu-waktu tertentu. Dalam pelaksanaan pembelajaran mengacu kepada instruksi Dinas Pendidikan DKI Jakarta bahwa Kepala satuan pendidikan dan pendidik harus memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi peserta didik dalam pembelajarannya saat pandemi memerlukan kegiatan belajar yang lebih variatif, inovatif, dan kreatif untuk menghindari kejenuhan. Selain itu, bahwa pendidik memberikan pengalaman belajar yang bermakna tanpa tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum. Pembelajaran difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup dan disesuaikan dengan minat peserta didiknya.

Kebijakan BDR SMA Negeri 70 Tahun Pelajaran 2020/2021, sebagaimana yang disampaikan Budiarti, adalah menerapkan pembelajaran di rumah dengan mempertimbangkan fasilitas belajar yang dimiliki siswa serta memanfaatkan alat-alat yang tersedia di rumah.  Untuk mendukung kegiatan pembelajaran secara online, SMA 70 juga telah menyediakan studio mini. “Kami menyediakan studio mini untuk mendukung pelaksanaan belajar di rumah,” ungkapnya. Sedangkan upaya lain yang tidak kalah penting di dalam melaksanakan pembelajaran di rumah adalah menyediakan handphone gratis berjumlah 7 buah untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan pembelajaran secara online. “Kemarin selain menyediakan 7 handphone tersebut, juga dari alumni SMA 70 membantu 10 buah handphone,” tambahnya.

Budiarti juga menjelaskan bahwa tugas guru antara lain melakukan Analisis Materi Esensial (MGMP), merancang rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang didasarkan pada hasil analisis, melaksanakan Pembelajaran dan Penilaian kombinasi daring dan Luring sesuai dengan RPP yang telah disiapkan. Sementara dimasa pandemi covid-19 ini, Kepala Sekolah melakukan Supervisi Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Metode yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh bervariasi, untuk mengembangkan literasi, numerasi, dan Kecakapan hidup. Hal lain yang terkait dengan Tata Tertib Belajar dari Rumah antara lain bahwa Siswa wajib mengikuti Belajar dari Rumah (BDR) sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, Siswa wajib hadir 15 menit sebelum BDR dimulai dan tidak boleh meninggalkan BDR sampai dengan selesainya pembelajaran.

Disamping itu, siswa  wajib mengaktifkan video selama BDR berlangsung dengan memakai seragam dengan rapi sesuai hari. Siswa yang tidak mengikuti  BDR  karena sesuatu hal  memberikan informasi kepada wali kelas  melalui telepon / Whatsapp dengan keterangannya. Absensi dilakukan dimulai sejak tadarus / doa pagi dan setiap sesi BDR. Jika tidak mengikuti  juga belum memberikan informasi maka wali kelas dan Badan Kehormatan (BK)  wajib menghubungi siswa dan orang tua untuk memperoleh informasi.

Hal yang menarik dari pertemuan tersebut bahwa salah satu anggota Komisi D DPRD DIY yaitu Rita Nurmastuti, mantan pengurus sekolah SMA 70 DKI Jakarta. “Ini sekaligus merupakan reuni bersama teman-teman” ungkap Nurmastuti yang disampaikan dalam sambutannya. “Nampaknya, kami perlu banyak belajar lagi dari sekolah ini untuk nantinya dapat menjadi masukan bagi metode pendidikan yang dilakukan di DIY”, tambahnya. (pat)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*