Anggota Komisi A Ini Minta Migrasi TV Analog ke TV Digital Ditunda Hingga Kelompok Rentan mendapatkan Alokasi STB

Jogja, dprd-diy.go.id – Stevanus Christian Handoko, Anggota Komisi A menyampaikan bahwa mayoritas rakyat masih dalam kondisi pandemi, sehingga masih memprioritas kebutuhan pokok dan kesehatan dibandingkan faktor lainnya.

Saat ini mulai diterapkan kebijakan mematikan siaran TV analog di hari kemerdekaan, menurutnya hal tersebut sangat tidak tepat. Kemerdekaan menikmati siaran dari TV analog menjadi bagian kebahagiaan rakyat mayoritas di saat PPKM. Menonton TV siaran analog menjadi pilihan bagi rakyat kebanyakan di Indonesia.

Mengurangi mobilitas dan lebih banyak beraktivitas di rumah dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan PPKM.

“Sudah yang kesekian, saya tidak setuju jika migrasi siaran TV Analog ke TV Digital dipaksakan tanpa memperhatikan kondisi rakyat,” ungkapnya. 

Hingga saat ini, belum ada kejelasan dari pemerintah pusat terkait alokasi dan jumlah STB yang akan diberikan kepada warga dalam kategori rentan. Ia berharap ada penjelasan terkait siapa saja yang akan menerima hingga waktu penyaluran dan mekanisme apa STB dibagikan kepada rakyat.

Stevanus menyayangkan kebijakan yang dapat merenggut kebahagian dan menjadi salah satu hiburan bagi rakyat kecil. Menurutnya rakyat kecil tidak layak untuk dipaksa membeli STB hanya untuk mendapatkan siaran TV digital atau paksa mereka membeli TV Digital ketika kondisi pandemi saat ini yang masih mencekik perekonomian mayoritas warga.

“Saya berharap, 17 Agustus sebagai hari kemerdekaan tidak dinodai sebagai hari pencabutan kebahagian rakyat kecil yang saat ini hanya bisa menonton siaran TV analog,” harap Stevanus. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*