Angkat Isu Pembangunan Pariwisata DIY

Dinas Pariwisata DIY secara rutin dialog dengan tajuk Srawung Warga Selasa Wage. Dialog yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan itu diadakan secara lesehan di depan kantor Dinas Pariwisata DIY Jalan Malioboro Jogja.
Beragam elemen masyarakat terlibat dalam obrolan yang bersifat ringan namun berisi tersebut. Untuk Agustus ini, dialog Selasa Wage diadakan pada Selasa (7/8) lalu. Momentumnya bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Pancasila bertema Dahar Kembul yang dihadiri Gubernur DIY Hamengku Buwono X.

 

“Dialog itu harus terus dilakukan karena mendekatkan dengan masyarakat. Apalagi pada Agustus ini menjadi spirit meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air,” ajak Sekretaris Komisi B DPRD DIY Suparja, Rabu (15/8).
Suparja berharap kegiatan semacam Dahar Kembul bisa menjadi pendorong bagi penyelenggaraan dialog Srawung Warga Selasa Wage untuk mengembangkan tema-tema diskusi. Khususnya terkait isu-isu pembangunan pariwisata DIY ke depan.

Menurut Suparja, pariwisata menjadi sektor andalan. Terutama dalam meraih pendapatan bagi daerah. Pariwisata, lanjut dia, terbukti memberikan efek dan dampak positif bagi banyak sektor.
Di antaranya wisata kuliner dan wisata belanja. Kuliner membuka lapangan kerja sekaligus mendorong peningkatan pendapatan bagi masyarakat. “Pariwisata ikut berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kembali soal kuliner, Suparja mengatakan, Jogja punya beragam kuliner tradisional yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Dia setuju potensi makanan tradisional itu dapat diangkat dalam sebuah festival yang menarik, kreatif dan inovatif. Festival tersebut juga untuk meningkatkan kualitas dan keragaman pangan lokal serta mendorong ketahanan pangan. Festival iu semakin semarak dengan dipadu penampilan atraksi seni dan budaya tradisional.

Sebelumnya, Gubernur DI Hamengku Buwono X mengatakan, dahar kembul atau makan bersama menjadi ciri khas mewakili semangat kebersamaan. “Setiap pemimpin dan masyarakat perlu memiliki waktu duduk bersama,” kata HB X.(kus/mg1)

 

sumber

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.