Bahas Pansus Tata Tertib, DPRD Provinsi Bengkulu Kunjungi DPRD DIY

Jogja, dprd-diy.go.id – Pada Kamis (27/9/2018) DPRD DIY menerima kunjungan dari DPRD Provinsi Bengkulu pada pukul 09.20 WIB di ruang Rapur lt.2 gedung DPRD DIY. Tamu diterima oleh Rany Widayati selaku pimpinan, juga dihadiri oleh Agus Sumartono selaku Ketua Pansus, Rendradi Suprihandoko selaku Ketua Bapemperda, serta Purwanto Budi S selaku perwakilan dari Biro Hukum Pemda DIY.

Tamu rombongan dari DPRD Provinsi Bengkulu dipimpin oleh Suharto selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu. Maksud dan tujuan kunjungan tamu dari DPRD  Bengkulu yaitu dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait pedoman penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Selain itu juga dalam rangka menjalin silaturahmi dengan DPRD DIY.

Rany membuka acara dengan memaparkan kondisi Tata Tertib DPRD DIY yang sudah dibahas dan sudah dirapatkan pada Rapat Paripurna, juga menjelaskan secara singkat mengenai profil fraksi maupun komisi di DPRD DIY.

Dilanjutkan dengan diskusi yang dibuka dengan pertanyaan dari Agung Gatam selaku Ketua Pansus Tata Tertib DPRD Bengkulu terkait dengan pengaturan Tata Tertib di DIY serta terkait pengaturan Pansus di DIY.

Pertanyaan mengenai Tata Teritib dijawab oleh Agus Sumartono bahwa Tatib DIY sedang berada dalam tahap fasilitasi di Kementerian Dalam Negeri. Tata Tertib di DIY mengacu pada PP Nomor 12 tahun 2018 terkait dengan pedoman adanya perubahan nomenklatur, penyesuaian terkait rapat paripurna, dan lain sebagainya. Ditambahkan oleh Rendradi, disampaikan bahwa Bapemperda di DIY memiliki perbedaan mendasar, karena memiliki kewenangan untuk turut serta dalam menyiapkan bahan-bahan keistimewaan, sehingga Bapemperda di DIY memiliki pembahasan Raperda dan Perdais.

Kemudian terkait pertanyaan pengaturan Pansus di DIY, Agus menyebutkan bahwa pengaturan mengenai Pansus telah terdapat anggarannya tersendiri yang tercantum dalam RKP, gambaran umum Pansus di DIY yaitu terdapat 3 pansus dalam satu angkatan, di mana semua anggota dewan terlibat dalam Pansus tersebut. Ditambahkan pula oleh Rendradi bahwa kegiatan-kegiatan DPRD DIY mengacu pada Rencana Kerja Tahunan, sedangkan penyusunan Pansus berpedoman pada Propemperda, yang dilakukan sekurang-kurangnya satu tahun sebelum anggaran berjalan, di mana hal tersebut telah melalui berbagai kajian serta kesepakatan baik dari eksekutif maupun legislatif. Rapat kunjungann koordinasi diakhiri pada pukul 10.30 yang ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan dari kedua daerah. (ra)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.