Jogja, dprd-diy.go.id – Ketua DPRD DIY, Nuryadi, S.Pd., menerima audiensi dari organisasi Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (12/8/2025) di Ruang Transit Lantai 1 DPRD DIY. Pertemuan ini menjadi ajang dialog yang membahas peran strategis WKRI dalam memperkuat nilai kebangsaan, membangun toleransi antarumat beragama, serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan sosial di DIY.
Ketua DPD WKRI DIY memaparkan secara rinci berbagai program yang telah dilaksanakan dan direncanakan ke depan. Program tersebut mencakup pendidikan karakter bagi generasi muda, pendampingan keluarga, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyasar berbagai lapisan masyarakat. Ia juga menyampaikan harapan agar DPRD DIY dapat memberikan dukungan, baik berupa fasilitas maupun bantuan dana, untuk menunjang pelaksanaan kegiatan organisasi di masa mendatang.
“Kami berupaya agar perempuan Katolik dapat berperan aktif dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Nilai kebangsaan, toleransi, dan kepedulian sosial adalah pondasi utama dalam setiap langkah WKRI. Kami berharap adanya dukungan fasilitas dan bantuan dana dari DPRD DIY sehingga jangkauan program kami dapat semakin meluas,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Nuryadi menyampaikan apresiasi terhadap kiprah WKRI yang dinilai konsisten menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa DPRD DIY siap membuka ruang kolaborasi dan memfasilitasi komunikasi lanjutan untuk menindaklanjuti kebutuhan WKRI, termasuk dalam hal pemberian fasilitas dan dukungan pendanaan.
“WKRI memiliki peran penting dalam bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. DPRD DIY mendukung setiap upaya yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, termasuk penyediaan fasilitas dan bantuan dana yang dapat menunjang kelancaran program-program positif WKRI agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Nuryadi.
Melalui audiensi ini, DPRD DIY dan WKRI berharap dapat memperkuat sinergi dalam melaksanakan program yang terintegrasi dengan kebijakan daerah. Kerja sama tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan masyarakat yang damai, toleran, dan berkeadilan, sekaligus mengoptimalkan peran aktif perempuan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta. (ezh/cc)

Leave a Reply