DPRD DIY Selenggarakan Public Hearing PANSUS Pembentukan Produk Hukum

Jogja, dprd-diy.go.id – Public hearing Pansus BA No 28 Tahun 2018 dilaksanakan di ruang Rapur Lt. 2 pada Kamis (6/9/2018) pukul 09.00 WIB. Agenda tersebut merupakan rangka Pembahasan Raperda tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah yang dihadiri Pimpinan DPRD DIY, Pimpinan dan Anggota Pansus , Instansi pemda DIY, Instansi Vertikal, Sekretaris DPRD Kab/Kota. Agenda yang di moderatori oleh Purwanto dari Biro Hukum Pemda mengundang narasumber, Dr. B. Hestu Cipto Handoyo S.H, MH untuk memberikan penjelasan dari sisi akademisi.

Dalam pembahasannya, dosen hukum Universitas Atmajaya menyampaikan hal terkait pandangan akademik dan pandangan-pandangan teoritik dalam pembentukan produk hukum. Hal itu penting karena memperkuat basis atau dasar akademik yang dapat menjadi payung hukum dalam masyarakat. Desentralisasi dan produk hukum daerah, narasumber  mengatakan negara terdiri dari norma-norma hukum, maka representasi daerah perlu dilibatkan.

Selain itu, dalam materi yang dipresentasikan, peraturan kepala daerah difungsikan untuk melaksanakan perda. Dalam hal ini, terdapat delegasi kewenangan yang ada peraturan pelaksana. Setara dengan peraturan kepala daerah, ada kuasa peraturan perundang-undangan yang mempunyai atribusi kewenangan. Di dalamnya terdapat peraturan otonom sebagai ujung dari peraturan yang dibuat.

Pembentukan produk hukum disarankan untuk skala prioritas pada persoalan hukum yang netral. Juga skema partisipasi publik dalam pembentukan undang-undang/ perda. Penyusunan melalui tingkat DPR/D dan pemerintah sampai dipublikasi, hingga pada akhirnya tahap redrafting. Pada penyusunan naskah akademik berarti mendahulukan penjaringan aspirasi publik. Dlam hal tersebut diantaranya melalui tim legal drafting, seminar, lokakarya, FGD, expert meeting, pembanding dari pakar ahli, diskusi publik hingga sampai finalisasi naskah. (ia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.