Jumpa Pers terkait Raperda Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Jogja, dprd-diy.go.id – Selasa (02/10/18) DPRD DIY melakukan jumpa pers terkait Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi masuk dalam Propemperda tahun 2019. Jumpa pers yang dilaksanakan di Ruang Lobby Lantai 1 DPRD DIY pukul 12.25 WIB. Dihadiri oleh Eko Suwanto selaku Ketua Komisi A DPRD DIY serta Kepala Dinas Kominfo DIY Rony Primantoro Hari dan teman-teman media membahas bahwa Komisi A DPRD DIY telah menyelesaikan Rancangan Peraturan Daerah.

Adapun tujuan Raperda yang disampaikan oleh Eko Suwanto yaitu meningkatkan dan mengoptimalkan pelayanan internal pemerintah dalam rangka konsolidasi agar pemerintahan semakin baik dan semakin solid. Mengoptimalkan sekaligus meningkatkan pelayanan publik diantaranya adalah masyarakat secara mudah mendapatkan akses informasi dari Pemerintah Daerah dengan memanfatkan teknologi informasi dan komunikasi. Terkait dengan hal ini yaitu dengan membangun komitmen salah satu yang akan dicapai ialah membentuk jaringan teknologi informasi dengan Pemda DIY, Pemerintah Kabupaten/Kota, serta Kelurahan dan Desa. Target pada tahun 2019 seluruh Desa di Yogyakarta dijangkau dengan fasilitas tersebut. Adapun pelayanan publik yang lain ialah khususnya di unit kesehatan, pendidikan, dan kependudukan. Kemudian tujuan selanjutnya ialah mendukung terciptanya ketentraman, keamanan, ketertiban, serta perlindungan masyarakat. Salah satunya ialah melalui aplikasi Jogja Istimewa yang bisa diinstall di playstore dan mengaksesnya secara gratis.

Ketika ingin melihat kawasan Malioboro maka dapat melihat melalui aplikasi tersebut termasuk memantau macet atau tidak, sekaligus dapat mengurangi kriminalitas yang terjadi. Tujuan Raperda selanjutnya ialah mendukung upaya penanaggulangan bencana, dengan harapan teknologi informasi dapat membantu menanggulangi resiko bencana, serta informasi lebih cepat didapatkan sehingga tidak menunggu informasi secara manual. Selain itu tujuan Raperda ialah sebagai data valid  atau data yang secara referensif sebagai sumber informasi. Tujuan Raperda yang terakhir dengan meningkatkan peran serta masyarakat, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya salah satunya dengan mengakses fasilitas untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat sekaligus kesejahteraan bagi masyarakat.

Rony Primanto Hari selaku Ketua Diskominfo DIY menyampaikan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan teknologi informasi ini diawali karena melihat DIY yang merupakan Provinsi dengan pengguna internet tertinggi kedua setelah DKI Jakarta. Potensi inilah yang membuat pemerintah kemudian merasa Perda tentang ini sangat dibutuhkan untuk keperluan yang lebih bermanfaat. Rony menyampaikan bahwa terdapat beberapa program unggulan yang sudah ditulis dalam Perda ini. Pertama, mengkonsolidasikan lima stakeholder utama, yaitu pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan media dalam rangka mewujudkan TIK yang baik. Kedua, akan mengembangkan network space untuk masyarakat belajar TIK agar lebih produktif dan sejahtera. Terakhir, pengadaan aplikasi Jogja Istimewa dan e-Lapor Jogja.

Rony menjelaskan bahwa saat ini Diskominfo DIY sedang membuat fitur untuk memberikan informasi dan pengetahuan seputar Jogja yang bernama  Jogja Smart Product dalam aplikasi Jogja Istimewa. Saat ini juga sedang dirintis pembuatan e-Lapor Jogja yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menyampaikan keresahannya seputar DIY dan memberikan saran.

Terakhir Eko menyampaikan pesan kepada Pemda untuk mengadakan literasi media sosial dengan tujuan agar masyarakat cerdas bermedia sosial sesuai dengan ideologi Pancasila. Tahun ini sudah diadakan literasi sosial media sebanyak enam kali dengan total peserta sebanyak 900 masyarakat milenial. Pada tahun 2019 ditargetkan ada sebanyak 2800 masyarakat yang mengikuti kegiatan ini. Eko berharap agar nantinya masyarakat yang mengikuti literasi media sosial menjadi pasukan cyber Jogja yang baik. (est/mga/fda)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.