Raker Bapemperda Mengenai Raperda Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Jogja, dprd-diy.go.id – Raker Bapemperda kembali dilaksanakan pada Senin (1/10/2018) dengan bahasan mengenai Raperda Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi atas Usul Inisiatif Komisi A DPRD DIY. Raker dimulai pada pukul 14.00 WIB dan diakhiri pada pukul 15.30 WIB yang bertempat di Ruang Bapemperda Lantai 2 Gedung DPRD DIY. Raker dipimpin langsung oleh Rendradi Suprihandoko selaku Ketua Bapemperda. Dihadiri pula oleh Aslam Ridlo selaku Wakil Ketua Bapemperda, Pimpinan dan Anggota Komisi A DPRD DIY yang terdiri dari Eko Suwanto selaku Ketua Komisi A, Agus Sumartono selaku Sekretaris Komisi A, dan Bambang Chrisnadi selaku Anggota Komisi A. Juga dihadiri oleh Tenaga Ahli Bapemperda yaitu Dr. Ishviati Joenaini Koenti, SH, M.Hum.

Pada kesempatan kali ini, Ishviati Joenaini Koenti menyampaikan bahwa Raperda ini sudah sesuai dengan apa yang menjadi acuan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Berdasarkan Visi DIY terbaru yaitu “Daerah Istimewa Yogyakarta pada Tahun 2025 sebagai Pusat Pendidikan, Budaya dan Daerah Tujuan Wisata Terkemuka di Asia Tenggara dalam Lingkungan Masyarakat yang Maju, Mandiri dan Sejahtera”. Sedangkan Perubahan visi pada Raperda Pariwisata adalah “Terwujudnya Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai destinasi pariwisata terkemuka berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat. Kemungkinan mempengaruhi visi DIY.

Adapun Kewenangan Provinsi dalam Bidang Informasi dan Komunikasi menurut UU No. 23 tahun 2014 :

  1. Pengelolaan informasi dan komunikasi publik Pemerintah Daerah Informasi.
  2. Pengelolaan nama domain yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan sub domain di lingkup Pemerintah Daerah Provinsi.
  3. Pengelolaan e-government di lingkup Pemerintah Daerah Provinsi.

Sehingga diusulkan untuk ruang lingkup Perda ini ditambah pengelolaan e-government di lingkup Pemerintah Daerah Provinsi. “Didalam Naskah Akademik sudah ada tetapi dalam Raperda belum ada yaitu Smart Education, Smart Culture, Smart Tourism, Smart People, dan Smart Living,” imbuh Koenti.

Untuk mengakhiri Raker Bapemperda kali ini, Aslam Ridlo selaku Wakil Ketua Bapemperda DPRD DIY merekomendasikan bahwa Raperda tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi ini layak untuk dibahas. Selain itu juga dimohon kepada Pimpinan Dewan selaku Pimpinan Badan Musyawarah agar segera menjadwalkan pembahasan Raperda tersebut dan menindaklanjuti sesuai mekanisme. (mc)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.