Ketua Komisi A DPRD DIY Dukung Pemda DIY Tingkatkan Kerja Sama Polri dan TNI

TRIBUNJOGJA.COM – Seluruh elemen kekuatan rakyat, harus bergerak bersama dalam upaya melawan ancaman radikalisme dan ancaman terorisme.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menegaskan di tengah merebaknya intoleransi yang menggejala di daerah, kebersamaan dalam melawan intoleransi, radikalisme dan terorisme memerlukan strategi yang tepat guna menumbuhkan rasa kebangsaan, bhinneka tunggal ika dan cinta tanah air.

“Kita sekarang menghadapi ancaman intolerasi, radikalisme dan terorisme. Kita, DPRD dan Pemda berkomitmen memberikan dukungan pada Polri dan TNI menghadapi berbagai ancaman terhadap ideologi Pancasila, NKRi dan kedamaian ditengah masyarakat,” kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY ini saat FGD di DPRD DIY, Rabu (15/8/2018).

Hadir dalam rapat kerja ini Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta, Dir Binmas Polda DIY Kombes Pol. Rudi Heru Susanto dan diikuti oleh peserta 150 orang dari berbagai instansi.

Di dalam dialog dan rapat kerja ini memberikan sejumlah rekomendasi kebijakan di antaranya kebutuhan untuk menyiapkan strategi pendidikan, penegakan hukum dan koordinasi antar lembaga.

Ada pemerintah daerah, kepolisian RI dan unsur TNI serta masyarakat yang bersama rakyat yang secara kelembagaan menjadi pilar utama dalam mencegah hadirnya ancaman dan gangguan keamanan dalam negeri.

“Strategi efektif untuk mengantisipasi ancaman dan gangguan keamanan baik itu aksi intoleran, radikalisme dan terorisme jelas dibutuhkan. Kita akan laksanakan program pendidikan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika bagi masyarakat. Selain program sinau Pancasila yang digelar di 78 kecamatan juga kita harapkan Pancasila masuk dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Kita juga mendukung Polri melakukan tindakan tegas bagi pelaku intoleransi dan terorisme. Pada sisi pencegahan kita dorong kerjasama Pemda agar menggerakkan potensi linmas yang jumlahnya di DIY mencapai 23 ribu orang beserta RT, RW, Kadus dan Kades untuk membantu Polri dan TNI yang petugas babinsa dan babinkamtibmas juga tersebar diseluruh desa dan kelurahan di DIY dalam melakukan deteksi dan cegah dini atas berbagai ancaman intoleransi, radikalisme dan terorisme. Dengan konsolidasi Pemda, Polri dan TNI serta dukungan masyarakat, kita akan kuat dan mampu melawan berbagai ancaman tadi dan bersama sama mewujudkan Jogja Istimewa, Jogja yang aman tertib dan damai,” kata Eko Suwanto, politisi muda PDI Perjuangan ini. (rls)

sumber

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.