Jogja, dprd-diy.go.id – Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan lima imbauan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 serta mengajak masyarakat menjaga kondusivitas daerah agar perayaan Lebaran berlangsung aman dan tertib. Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Ruang Komisi A DPRD DIY, Senin (16/3/2026).
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, S.T., M.Si., mengatakan pihaknya juga akan melakukan pemantauan kesiapan Lebaran di posko perbatasan DIY–Jawa Tengah di wilayah Prambanan pada Selasa (17/3/2026). Peninjauan tersebut akan dilakukan bersama sejumlah instansi, seperti Satpol PP DIY, Dinas Perhubungan serta unsur terkait lainnya setelah rapat paripurna DPRD.
“Besok setelah rapat paripurna sekitar pukul 13.30 kami mengajak teman-teman media menuju posko Lebaran di perbatasan DIY dan Jawa Tengah di Prambanan. Kami juga bersama Satpol PP DIY, Dinas Perhubungan dan instansi terkait,” ujar Eko.
Dalam kesempatan itu, Komisi A menyampaikan lima pesan penting. Pertama, pemerintah daerah bersama aparat keamanan diminta terus memperkuat sinergi dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Kedua, masyarakat diharapkan tetap menjaga toleransi dan harmoni sosial sebagaimana yang telah terlihat selama bulan Ramadan.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat DIY karena mampu menjaga suasana Ramadan dengan penuh kebesaran hati. Perbedaan tidak menimbulkan gesekan dan masyarakat saling menghormati,” jelasnya.
Pesan berikutnya ditujukan kepada pemerintah kabupaten/kota agar meningkatkan pengawasan hingga tingkat desa dan kelurahan, termasuk dalam menjaga keamanan lingkungan serta mendukung pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan balik.
Selain itu, Komisi A juga mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Menurut Eko, berbagai kegiatan sosial selama Ramadan, seperti penyediaan takjil di masjid dan penyaluran zakat fitrah, menjadi contoh nyata kepedulian masyarakat yang perlu terus dijaga.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY, Hifni Muhammad, S.E., M.B.A., menyampaikan bahwa Yogyakarta selalu menjadi tujuan para pemudik dari berbagai daerah. Untuk mendukung kelancaran perjalanan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah pos pelayanan, termasuk pos kesehatan dan pos perhubungan.
“Di pos kesehatan masyarakat bisa melakukan pengecekan kondisi tubuh seperti gula darah atau kolesterol agar perjalanan tetap aman,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menghindari kerumunan bagi kelompok rentan seperti balita, bayi dan ibu hamil karena potensi penyebaran penyakit menular.
Di sisi lain, DIY juga diperkirakan akan mengalami lonjakan kunjungan wisata setelah Lebaran. Sekitar 1,7 juta wisatawan diprediksi datang ke berbagai destinasi wisata di Yogyakarta, seperti kawasan pantai di Gunungkidul, Kaliurang di Sleman serta Pantai Parangtritis di Bantul.
“Ketika berwisata tetap berhati-hati, termasuk saat berswafoto. Jangan sampai membahayakan diri sendiri,” pesannya.
Sekretaris Komisi A DPRD DIY, Syarif Guska Laksana, S.H., menambahkan bahwa suasana Ramadan di Yogyakarta berlangsung aman dan penuh toleransi. Ia juga mengingatkan bahwa jumlah penduduk di sejumlah wilayah diperkirakan meningkat selama masa mudik sehingga perlu kesiapan semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
“Komisi A akan terus melakukan monitoring dan evaluasi agar situasi tetap kondusif,” pungkasnya. (dta)

Leave a Reply