Segenap anggota Komisi A DPRD DIY dan OPD terkait meluncur ke Bandara Internasional Yogyakarta guna meninjau dan memperoleh informasi terkait Mitigasi bencana di kawasan bandara baru tersebut.
Rombongan yang di pimpin oleh Sukarman wakil ketua Komisi A menyampaikan maksud dan tujuannya. Rombongan di terima oleh Taochid Purnama Hadi Project Manager Pembangunan YIA di Arjuna Room Komplek Kerja Angkasa Pura.
Taochid menyampaikan, untuk mitigasi bencana kita selalu berkoordinasi dengan BPBD DIY dan BPBD Kulonprogo. BNPB juga sudah menanam pohon cemara udang pohon endemik di pesisir pantai.
Desain bandara sampai persiapan erasianalnya sudah kita perhitungkan. Untuk ketahanan gempa Struktur kita desain mampu bertahan gempa dengan kekuatan 8.5 sekala rihter.
Untuk mengantisipasi sunami kita bangun lantai 2 nya setinggi 15.25 m agak tinggi karena perkiraan sunami setinggi 12 meter, di perkiraan bisa menampung 1000 orang.
Perkiraan 37 menit sunami akan sampai ke terminal. Kita juga menempatkan kan suplai energi listrik, dan air di lantai dua bangunan.
Di tanya soal korosi dan angin , Taochid menambahkan. Untuk angin sudah kami kaji, kemarin citylink di mintai keterangan atau tanggapan saat mendarat untuk cros wing kecil, namun head wingnya lumayan, namun yg di khawatirkan itu cros wing kalau angin dari depan masih dapat di taklukkan.
Soal korosi kami sudah dipersiapkan karena kami punya pengalaman seperti di bali.
Setelah berdialog rombongan Komisi A melanjutkan solat Jumat di masjid Al Akbar yang berada dalam lingkungan Bandara. Setelah solat jumat rombongan di ajak Taochid mengajak rombongan berkeliling ke areal bandara yang tengah di bangun. (az)







Leave a Reply