Komisi C Tinjau Kerusakan Saluran Drainase di Wilayah Banguntapan

Jogja, dprd-diy-go.id- Rabu (27/03/2024) Komisi C bersama DPUESDM melakukan kunjungan kerja dalam daerah untuk meninjau aduan masyarakat terkait kerusakan saluran drainase di wilayah Banguntapan. Kunjungan lapangan dipimpin Gimmy Rusdin Sinaga, S.E. selaku Ketua Komisi C.

Ada dua titik kerusakan saluran drainase yang ditinjau. Pertama, pendangkalan dan penyempitan saluran drainase di wilayah RW.01 Jomblang, Karangbendo, Banguntapan, Bantul.

Dukuh Karangbendo, Siti Sujarah menyampaikan kerusakan terjadi karena adanya bangunan permanen yang berada dibadan saluran sepanjang 120 m.

”Banyak warga yang mengeluhkan berkaitan saluran drainase yang berada dibawah jalan yang rawan ambles ketika dilewati kendaraan berat dan terkikis saat hujan,”ungkapnya

Siti berharap Komisi C dan DPUESDM semoga segera menindaklanjuti kerusakan saluran drainase diwilayahnya.

Menanggapi masalah tersebut, Gimmy Rusdin Sinaga, S.E. Ketua Komisi C menegaskan akan segera mengupayakan penanganan kerusakan saluran drainase dan meminta DPUESDM untuk segera dilakukan penanganan dan pengkajian.

Titik kedua kerusakan saluran drainase terjadi di wilayah perempatan Blok O, Wonocatur, Banguntapan, Bantul.

Ketua RT 05, Panca Setiawan menyampaikan kerusakan terjadi karena saluran drainase mampet akibat penumpukan sedimen yang menyebabkan banjir dipinggir jalan jika hujan deras hingga kadang masuk ke pemukiman warga

”Sudah pernah dilakukan kerja bakti bersama warga untuk mencoba menggelontorkan air sebanyak tiga mobil damkar dengan harapan saluran drainase bisa lancar tapi ternyata nihil,” ujar Panca

Anggota Komisi C, H. Ispriyatun Katir Triatmojo menyampaikan akan segera dilakukan penanganan oleh Dinas terkait.

”Untuk DPUESDM untuk segera bisa ditangani masalah gorong-gorong ini,” jelas Katir

Subarja, Kepala Bidang Sumber Daya dan Drainase DPUESDM memberikan tanggapan bahwa akan segera melakukan komunikasi dengan Bina Marga untuk tugas pembantuan untuk pemeliharaan gorong-gorong.

”Karena Saluran Drainase rusak termasuk ruas jalan nasional oleh karena itu kita komunikasikan dengan pihak Bina Marga agar bisa bersama-sama melakukan perbaikan dan pemeliharaan gorong-gorong ini,” pungkas Subarja. (Lz)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*