Puluhan mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST ) mendatangi gedung DPRD Provinsi DIY pada senin (25/5). Poster dan drama turut dihadirkan dalam aksi penagihan janji reformasi. 10 tuntutan diteriakkan Ipul koordinator aksi. Diantaranya, meolak komersialisasi dan politisi pendiikan, penegakan perlindungan hukum terhadap buruh dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), penghapusan sistem outsourching, penolakan penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL), mewujudkan nasioanalis aset bangsa, mewujudkan cita-cita reformasi, pengusiran kaum kapitalis dari bumi pertiwi, penolakan dan penghentian rasisme, mengadili dan menghukum para koruptor dengan seberat-beratnya serta menegakkan hukum bagi seluruh rakyat Indonesia.



Buruh / TKI dan outsourching, akan ditangani. Meskipun TKI kewenangan pusat, DPRD akan menyiapkan tenaga terampil melalui pelatihan-pelatihan. Adapun outsourching, ia akan meminta Dinas tata kerja melakukan pengecekan.

Leave a Reply