MLKI DIY Sampaikan Aspirasinya

Jogja, dprd-diy.go.id – Nuryadi Ketua DPRD DIY menerima audiensi dari Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) terhadap Tuhan Yang Maha Esa di DIY pada Rabu (12/02/20). Majelis ini datang untuk memperkenalkan pengurus barunya pada periode 2020–2025 sekaligus menyampaikan aspirasinya kepada DPRD DIY.

Kuswijoyo Ketua MLKI DIY menyampaikan bahwa sejauh ini kelompok MLKI di DIY masih berjalan secara mandiri. Meskipun begitu, Kuswijoyo mengatakan bahwa Dinas Kebudayaan turut mengampu serta membantu berjalannya program-program kegiatan dari MLKI DIY ini.

“Tujuan kami hanya untuk menjaga budi luhur para pendahulu kita dahulu. Kami sudah dibantu oleh Dinas Kebudayaan, namun belum diampu oleh Kesbangpol. Kami secara dana masih sangat mandiri, kami sering cari-cari sendiri,” tutur Kuswijoyo.

Sementara Hardjo Soedarjono Pembina MLKI DIY mengatakan bahwa nomenklatur pemerintah perlu diperbaiki. Menurutnya DIY sebagai kota budaya dan kota pelajar seharusnya sangat mendukung dan mengakomodir keberadaan MLKI di DIY. Hardjo meminta kepada Nuryadi agar nomenklatur terkait keberadaan MLKI DIY ini harus segera dibuat.

Budi, bagian Humas dan Advokasi menjelaskan keberadaan dari MLKI DIY ini secara regulasi sudah legal, namun pada kenyataannya banyak stigma buruk di masyarakat. Oleh karena itu, Budi memohon agar dinas–dinas terkait dapat memfasilitasi dan mendukung kegiatan MLKI.

Nuryadi menanggapi bahwa selanjutnya dapat diadakan pertemuan kembali dengan Dinas Kebudayaan, Disdikpora, dan Kesbangpol. Menurutnya langkah yang harus segera diambil adalah proses pengajuan surat keterangan gubernur terkait nomenklatur tentang MLKI DIY.

“Selanjutnya begini saja kita hadirkan dinas–dinas terkait bertemu dengan MLKI DIY ini, kita sampaikan permasalahannya apa saja. Harap nanti ketika bertemu sudah ada aspirasinya yang akan disampaikan ke dinas–dinas,” tuturnya. (fda) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*