Pansus BA 3 Tahun 2020 Adakan Public Hearing

Jogja, dprd-diy.go.id – Novida Kartika Hadhi memimpin jalannya rapat dengar pendapat umum public hearing Pansus BA 3 Tahun 2020 pada Kamis (13/02/2020). Kegiatan public hearing dilaksanakan dengan maksud untuk mendapatkan masukan-masukan dari pelaku usaha dan penanam modal terkait Perubahan atas Perda DIY Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal.

Turut hadir pula Johanes Widijantoro sebagai narasumber dalam Public Hearing Pansus BA 3 Tahun 2020. Menurut Johanes perubahan ini sudah terlebih dahulu dilakukan dengan kajian yang subtantsial, berkolaborasi dengan para ekonom untuk melihat kemana arah perda secara subtantif dan mengedepankan sektor utama seperti pendidikan, pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif.

Johanes menambahkan mengapa perda ini harus di rubah didasarkan pada beberapa fakta yaitu:

  1. Fakta Empiris, sejak diundangkan sampai sekarang sangat minim investor atau pelaku usaha yang tahu dan memanfaatkan perda.
  2. Fakta Yuridis, PP. No. 45 Tahun 2008 sebagai acuan Perda No. 4 Tahun 2013 telah di ganti dengan PP No. 24 Tahun 2019 tentang Pemberian Intensif dan Kemudahan Investasi di Daerah.

Peserta public hearing menanyakan bentuk bantuan modal yang diberikan terkait perubahan di pasal 5. Selain itu, adanya usulan untuk gambaran bagaimana investor dapat masuk harus dengan mekanisme yang detail dan terperinci dicantumkan dalam peraturan gubernur. Menaggapi itu, Johanes menekankan bahwa dengan adanya kegiatan ini maka harapannya akan ada usulan-usulan bagaimana mekanisme atau bentuk bantuan modal, langsung dari pelaku usaha dan para pelaku UMKM yang hadir. (na)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*