Pansus BA 46 Tahun 2023 Tinjau Pengelolaan Sampah di DIY Berdasarkan Perda DIY Nomor 3 Tahun 2013

Jogja, dprd-diy.go.id – Panitia Khusus (Pansus) BA 46 Tahun 2023 melaksanakan rapat dengan OPD terkait untuk membahas pengelolaan sampah di DIY khususnya pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga di DIY sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013.

Rapat yang dipimpin oleh Sofyan Setyo Darmawan, S.T., M.Eng., selaku Ketua Pansus bertujuan untuk meninjau dan melakukan pengawasan tentang bagaimana pelaksanakan Perda DIY Nomor 13 Tahun 2013 terhadap sampah yang saat ini semakin meningkat di DIY.

Perwakilan pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) memaparkan isi regulasi pengelolaan sampah DIY berdasarkan Perda DIY Nomor 3 Tahun 2013 yaitu dalam pengurangan sampah perlu dilakukan pembatasan timbunan sampah, pendauran ulang sampah, dan pemanfaatan kembali sampah. Sementara itu, dalam penanganan sampah perlu dilakukan pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir.

“Berdasarkan Perda DIY Nomor 3 Tahun 2013, untuk pengelolaan sampah terbagi menjadi dua yaitu pengurangan sampah dan penanganan sampah,” jelas perwakilan DLHK tersebut dalam presentasinya.

Setelah mendengar pemaparan dari pihak DLH, Sofyan kemudian memberikan kesempatan pada masing-masing DLHK kabupaten/kota untuk menjelaskan upaya apa yang telah dilakukan. Contohnya, pada  DLH kota Yogyakarta menjelaskan bahwa pengelolaan sampah organik rumah tangga dilakukan dengan cara biopori dan membangun TPS3R guna meningkatkan pengelolaan sampah.

“DLHK Kota Yogyakarta berupaya kepada masyarakat kota untuk pengelolaan sampah rumah tangga menggunakan biopori dan TPS3R diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan sampah,” ujar perwakilan DLHK Kota Yogyakarta tersebut.

Lebih lanjut, setelah mendengarkan masing-masing upaya dan tantangan DLHK di DIY, salah satu Anggota Pansus, Amir Syarifudin, menjelaskan bahwa Perda No 3 Tahun 2013 belum optimal sehingga perlu adanya rekomendasi dalam pengawasan dan pengelolaan sampah.

“Perda 3 Nomor 2013 belum optimal, karena sampah di DIY semakin meningkat dan perlu adanya rekomendasi dalam pengawasan dan pengelolaan sampah,” ujar Amir.

Pada akhirnya, setelah seluruh pihak memaparkan permasalahan terkait pengelolaan sampah di wilayah kerjanya, Sofyan menutup rapat kali ini dan menjadwalkan kembali rapat selanjutnya dalam beberapa hari kedepan dengan lebih komprehensif serta diikuti solusi dalam penanganan sampah di DIY. (han)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*