Transformasi Digital bagi Pelaku UKM DIY

Jogja, dprd-diy.go.id – Sarasehan Sibakul sebagai upaya untuk dapat memberikan informasi tentang usaha dari Pemerintahan DIY untuk melakukan transformasi digital bagi para pelaku usaha kecil menengah di DIY sekaligus mendapatkan informasi dan aspirasi dari pelaku di lapangan.

Melalui Sibakul, menurut Dr. R. Stevanus C. Handoko S.Kom., MM, Anggota DPRD DIY dari Partai Solidaritas Indonesia, diharapkan pengelolaan data pelaku usaha, seperti pendataan, clustering, penumbuhan, pelatihan, pembinaan, fasilitasi, konsultasi hingga pendampingan dapat dilakukan lebih baik.

Dasar peraturan daerah terkait dengan hal ini bisa merujuk pada minimal 2 peraturan, yakni Perda DIY Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Industri Kreatif, Koperasi dan Usaha Kecil dan Perda DIY Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Dr. R. Stevanus dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa poin seperti memberikan apresiasi yang tinggi terhadap para pelaku UKM, UMKM, tokoh masyarakat di wilayah Giwangan Umbulharjo yang telah mengembangkan berbagai usaha, menghasilkan produk dan jasa yang cukup baik bahkan juga dapat menghasilkan produk recycle dari bahan-bahan sisa pakai dan juga mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak.

DIY sebagai destinasi wisata prioritas memiliki potensi kunjungan wisatawan yang sangat tinggi dan dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat secara luas. Berdasarkan data BPS DIY, terdapat lebih dari 287 ribu pelaku UKM dan lebih dari 337 ribu pelaku UMKM.

“Data yang sangat besar ini sangat perlu di olah dengan baik agar program, kegiatan dan anggaran yang digunakan dari APBD dapat memaksimalkan potensi perbaikan kesejahteraan masyarakat”, ungkap Dr. R. Stevanus
Dr. R. Stevanus menyampaikan pengenalan terhadap pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi guna mendukung proses produksi, pemasaran, hingga penjualan tidak bisa dihindarkan.

“Setiap lapisan pelaku usaha UMKM dan UKM sudah saatnya untuk dapat beradaptasi dan mengimplementasi teknologi informasi dan komunikasi”, tambah Dr. R. Stevanus

Dr. R. Stevanus menekankan DIY sebagai daerah dengan predikat terbaik sebagai daerah dengan literasi digital terbaik tingkat nasional menggambarkan kondisi masyarakat yang juga sudah siap dalam proses transformasi digital hal ini seharusnya juga didukung penuh pemerintah daerah untuk memaksimalkan sumber daya yang dimiliki.

Dr. R. Stevanus mengapresiasi terobosan kerja sama yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY dengan melibatkan berbagai pihak untuk secara bersama-sama berkolaborasi dengan semangat solidaritas membangun ekosistem yang saling berjejaring.

Dr. R. Stevanus menyampaikan kolaborasi dengan dunia usaha seperti unicorn, decacorn, praktisi, akademisi, kampus dan lainnya perlu ditingkatkan.

“Saat ini tidak ada kata lawan dalam berusaha. Kolaborasi antar semua pihak dibutuhkan untuk mencapai tujuan bersama, meningkatkan kesejahteraan warga DIY,” ujar Dr.R. Stevanus.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Mantri Pamong Praja Umbulharjo, Lurah Giwangan, praktisi dan akademisi dari UKDW, pelaku UKM, UMKM Giwangan, Ketua LPMK, Ketua RK dan tokoh masyarakat. (*)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*