Tuntutan Ojek Online Tentang Tarif dan Perlindungan

Jogja, dprd-diy.go.id – Pengemudi ojek online kembali melakukan audiensi di Ruang Rapur Lt. 2 Gedung DPRD DIY bersama dengan Dinas Perhubungan, Disnaker, Dinas Kominfo, Dinas Perizinan dan Penanaman Modal, dan Kepolisian untuk menindaklanjuti terkait permasalahan yang diutarakan pada rapat sebelumnya.

Audiensi ini dipimpin oleh Gimmy Rusdin sebagai wakil ketua Komisi C bersama anggota Komisi D, Muhammad Yazid.

Seperti tuntutan awal pengemudi ojek online (ojol) ingin kesejahteraan driver diutamakan dan terdapat aturan baku mengenai tarif dasar pengantaran makanan dan barang.

“Ojol ini seperti perbudakan gaya baru sebenarnya semua driver itu terpaksa karena tidak ada pekerjaan lain disebabkan faktor modal dan umur” ucap Pur perwakilan dari driver Gojek.

Ia juga menuntut tentang perubahan klasifikasi mitra, perlu diklasifikasikan antara mitra usaha atau mitra kerja untuk tercapainya kesetaraan dalam segala bidang.

Dinas Perhubungan DIY, Sumariyanto mengatakan bahwa di undang-undang hanya mengatur barang khusus bukan barang umum. Dishub hanya mengatur angkutan umum roda 3 atau 4.

Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPPM) melihat bahwa aspek angkutan umum roda 2 belum ada regulasi yang mengatur bahwa kendaraan bermotor dapat dijadikan kendaraan umum.

Pola kemitraan memang belum bisa diatur dalam konteks ketenagakerjaan jadi berhubungan dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha.

“Aspirasi kami tampung kemudian kami serahkan kepada pimpinan. Jangan berhenti di DPRD DIY, kita tuntut adanya uji materi UU No 22 Tahun 2009. Kami siap kawal hingga ke DPR Pusat” tutur Muhammad Yazid.

Mendegar masukan dan aspirasi para driver Gimmy Rusdin akhirnya membuat tim khusus yang dipimpin oleh Dinas Kominfo DIY untuk mengatur kajian khusus tentang ojol.

Tim khusus ini akan diisi oleh 8 perwakilan driver ojol, Dishub, Disnaker, Dinas Kominfo, DPPM, Biro Hukum, Dinas Perdagangan, Biro Administrasi Perekonomian, dan Dinas Koperasi dan UKM.(Aca)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*