5 Isu Strategis Disampaikan Dalam Ekspose Hasil Pokir DPRD DIY

Ekspose Hasil Pokir DPRD DIY

Jogja, dprd-diy.go.id – DPRD DIY selenggarakan Ekspose Hasil Pokok-Pokok Pikiran DPRD DIY terhadap RKPD DIY Tahun 2024, Rabu (14/12/2022). Pemaparan Pokok-pokok Pikiran (Pokir) disampaikan oleh Huda Tri Yudiana selaku Wakil Ketua DPRD DIY yang menjelaskan latar belakang, tujuan, isu strategis, serta rekomendasi yang termuat dalam Pokir.

Pokok-pokok pikiran memberikan bahan masukan, arahan sekaligus usulan kepada Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menyusun dokumen awal draf RKPD Tahun 2024.Selain itu pokok-pokok pikiran ini juga dimaksudkan untuk mengarahkan penyusunan kebijakan, program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan target, khususnya dalam penanggulangan kemiskinan, kesenjangan pedapatan dan ketimpangan antar wilayah, serta peningkatan kualitas lingkungan dan mitigasi bencana.

Ada 5 Isu strategis DIY di tahun 2024 yang disampaikan Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana dalam pemaparan Pokir DPRD DIY yaitu Pengembangan Wilayah Selatan, Respon Peluang Transnasional, Pengembangan TI, Penyederhanaan Birokrasi, dan Penanganan Pemulihan Paska Pandemi Covid-19.

“5 Isu Strategis 2024 ini yang nantinya akan menjadi fokus dalam mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY dalam RPJMD 2022-2027,” Jelas Huda.Pengembangan wilayah selatan dianggap perlu karena dari kekuatan, peluang, dan permasalahan yang dihadapi di DIY yang berpengaruh pada kinerja makro ekonomi DIY, khususnya terjadi di wilayah selatan. Rekomendasi Pokir untuk isu tersebut salah satunya dengan prioritas Pembangunan kawasan selatan yang perlu diselaraskan dengan pembangunan di kawasan tengah dan utara agar tidak mengakibatkan ketimpangan wilayah baru dalam 5 (lima) tahun ke depan.

Selanjutnya terkait isu respon peluang transnasional yang salah satu permasalahannya adalah Jalan Tol dimungkinkan akan merubah peta ekonomi DIY seperti kasus pintura di Jawa Tengah jadi sepi setelah ada jalan tol.

Huda mengungkapkan bahwa dalam merepon permasalahan yang ada maka sumber daya manusia dan sumber daya alam DIY harus diutamakan dalam pelaksanan program Trans nasional Di DIY. Selain itu, Pemda DIY akan memfasilitasi UMKM dari masyarakat DIY agar bisa ikut berjualan di rest area jalan Tol di DIY.Pemaparan Pokir DPRD DIY ini masih bersifat sementara. Sehingga Nuryadi selaku Ketua DPRD DIY mempersilahkan OPD serta elemen masyarakat yang ada di Yogyakarta untuk bisa memberikan masukan atau usulan sebelum disahkan nantinya.

“Karena itu, usulan ini seyogyanya (akan) diwadahi dalam kebijakan program pada tahun 2024. Tanpa adanya masukan, kami tidak tau kalau ada yang masih tertinggal.” pungkas Nuryadi. (dhn)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*