Anggota DPRD DIY (Huda Tri Yudiana, ST) telah menerima Unjuk Rasa dari BEM REMA UNY berkaitan dengan penolakan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan liberalisasi harga BBM. Sikap ini karena berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat yang terjadi akibat kebijakan tersebut diantaranya:
- Ketidakstabilan harga kebutuhan bahan-bahan pokok masyarakat, bahkan lebih besar kenaikan daripada penurunan;
- Meningkatnya tariff transportasi umum maupun pribadi;
- Membuat perusahaan kecil menengah berada dalam ketidakpastian, ancaman pemogokan dan kebangkrutan;
- Menguntungkan perusahaan terlebih SPBU yang dikelola asing;
- Ketidakpastian biaya pemerintah dalam membiayayi proyek-proyek di bawah APBN.
Guna menyelesaikan permasalahan ini, BEM REMA UNY juga memberikan solusi, yaitu:Menuntut Pemerintah Jokowi-JK untuk kembali mengendalikan harga BBM dalam negeri, menolak segala intervensi asing mengenai pengelolaan Migas nasional, dan merevisi segala peraturan perundang-undangan mengenai Migas, baik yang telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi serta yang bertentangan dengan UUD 1945.




Leave a Reply