Jogja, dprd-diy.go.id – Senin (10/9/2018) terjadi aksi demo yang dilakukan oleh Serikat Mahasiswa Indonesia yang dilakukan long march di sepanjang Jl.Malioboro dengan tema “Bangun Kekuatan Alternatif Melawan Rezim Pasar Bebas dan Politik Elit Borjuasi”. Aksi Serikat Mahasiswa Indonesia juga dilakukan di halaman gedung DPRD DIY pada pukul 13.15. isi demo secara garis besar menyampaikan tentang kondisi hutang Negara Indonesia, melemahnya nilai tukar rupiah, kasus pelanggaran dalam dunia pendidikan, serta iklim pemilu yang mulai bergema. Adapun tuntuan yang disampaikan dalam aksi demo antara lain :
- Cabut PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan
- Cabut UU no. 02 tahun 2012 tentang pengadaan tanah
- Hapus MOU TNI-Polri
- Hentikan kriminilasisasi gerakan rakyat
- Tolak pertemuan IMF dan World Bank
- Cabut kebijaksanaan student loan
- Hapuskan uu sisdiknas No 20 tahun 2003 dan UU PT no 12 tahun 2012
- Wujudkan keselamatan kerja dan tolak outsorsing
- Lawan kapitalisasi pendidikan
- Tuntaskan kasus pelanggaran HAM
- Seret, adili dan penjarakan koruptor
Sedangkan solusi yang ditawarkan oleh demonstran yang mereka sebut Solusi Kesejahteraan Rakyat Indonesia:
- Wujudkan reforma agraria sejati
- Nasionalisasi aset-aset strategis di bawah kontrol rakyat
- Bangun industrialisasi nasionali yang kuat dan mandiri
- Wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis, bervisi, kerakyatan
- Saatnya bangun alat politik rakyat sejati untuk pembebasan nasional melawan imperalisme

Leave a Reply