Jogja, dprd-diy.go.id – Senin (16/08/2021) DPRD DIY menggelar dua rapat paripurna dengan tiga acara yang merupakan agenda tahunan atas arahan dari pusat. Pada kesempatan ini rapat paripurna yang dipimpin oleh Nuryadi, Ketua DPRD DIY dilaksanakan secara virtual dan dihadiri secara langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.
Jajaran eksekutif dan legislatif DIY bersama menyaksikan tayangan langsung pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2021. Pada agenda tersebut Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo yang membuka resmi sidang mengatakan pelaksanaan sidang tahunan ini digelar secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Bambang Soesatyo menyampaikan bahwa momen tersebut merupakan waktu untuk menegakkan kedaulatan rakyat. Ia turut mengajak masyarakat untuk dapat meresapi makna kemerdekaan dengan bersatu dan optimis terutama di masa pendemi seperti saat ini.
“Sidang Tahunan MPR menjadi forum untuk menegakkan kedaulatan rakyat, mengembangkan demokrasi, sekaligus wahana untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga negara sebagai pelaksana kedaulatan rakyat,” ungkap Bambang Soesatyo dari Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta
Selanjutnya La Nyalla Mattalitti menyampaikan pidato pengantar Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. Ia mengatakan bahwa tatanan baru perlu ditindaklanjuti dengan kesiapan bangsa secara fundamental. Menurutnya melalui Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) dapat menentukan arah kemandirian dan kedaulatan bangsa.
“Sangat penting bagi kita sebagai bangsa yang besar dan tangguh memiliki arah kebijakan yang kita sepakati bersama antara eksekutif dan negatif. DPR RI mendukung PPHN dalam konstitusi kita,” lanjutnya.
Sementara Puan Maharani, Ketua DPR RI dalam Pidato Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021-2022 menyampaikan kepada pemerintah agar membuat kebijakan yang tegas dalam rangka pengendalian Covid-19.
“Pemerintah dalam melaksanakan kebijakan pengendalian Covid-19 agar disertai dengan aturan yang jelas, berkesinambungan, disosialisasikan dengan baik, serta dilaksanakan secara disiplin,” ungkap Puan.
Puan juga meminta pemerintah agar dapat berkoordinasi dan bersinergi dalam menyampaikan berbagai aturan. Ia berharap pemerintah dapat menjadi panutan dalam penengakan protokol kesehatan.
Selain itu ia menyampaikan bahwa terdapat tujuh Rancangan Undang – Undang (RUU) yang akan fokus dibahas pada masa sidang ini yakni RUU Perlindungan Data Pribadi, RUU Penanggulangan Bencana, RUU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, RUU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, RUU Jalan, RUU Badan Usaha Milik Desa, dan RUU Sistem Keolahragaan Nasional.
“DPR RI memiliki komitmen yang tinggi dalam menuntaskan Prolegnas untuk memenuhi kebutuhan hukum nasional dan dalam mendukung penyelenggaraan negara,” imbuhnya.
Presiden Joko Widodo sendiri menyampaikan pidato sebanyak dua kali dalam kegiatan ini. Pertama, pada Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato dalam rangka HUT Ke-76 Kemerdekaan RI. Kedua, pada Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2022 beserta Nota Keuangannya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, Nuryadi, Ketua DPRD DIY menutup rapat paripurna istimewa yang dilaksanakan tepat sehari sebelum perayaan kemerdekaan Indonesia ini. (fda)

Leave a Reply