Jogja, dprd-diy.go.id – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Untuk Demokrasi (ARUS) Teras Malioboro bersama dengan mahasiswa melangsungkan aksi demonstrasi pada Jumat (24/01/25) di Halaman Gedung DPRD DIY. Wakil Ketua DPRD DIY, Ir. Imam Taufik, didampingi anggota dewan lainnya, menerima secara langsung para demonstran di Ruang Lobby Lt. 1 DPRD DIY.
Menuntut adanya jaminan hidup layak serta transparansi atas pengundian lapak, Supriyati selaku Ketua Paguyuban Tri Dharma menyampaikan aspirasi yang menjadi amanat tuntutan para pedagang PKL agar memperhatikan kondisi lapak yang tidak layak untuk ditempati oleh para PKL, menurutnya lapak yang telah disediakan merupakan “lapak siluman” karena tempatnya tidak strategis dan kurang dijangkau oleh wisatawan.
“Kami mendapatkan lapak yang tidak manusiawi, anggota kami ditempatkan di tempat yang bahkan tidak terlihat. Kalau yang terlihat saja mengalami penurunan ekonomi secara drastis, apalagi kami yang tidak terlihat. Nanti juga kami minta tolong DPRD dilihat juga itu, di cek,” ujar Supriyati.
Raka Ramadhan, selaku bagian dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang turut melakukan pendampingan demonstrasi juga menyampaikan advokasi hak-hak yang menjadi tuntutan para pedagang PKL untuk meminta andil dari DPRD DIY agar setia berpihak kepada pedagang dalam memperjuangkan kelayakan hidupnya.
“Di sini, kami meminta DPRD DIY untuk berpihak dan setia pada para pedagang, DPRD DIY juga harus menjalankan fungsi pengawasan terhadap setiap tindakan-tindakan pihak yang merugikan teman-teman pedagang. Para PKL sudah seharusnya juga dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan, teman-teman pedagang sudah memiliki wadah paguyuban dan paguyuban merupakan wadah untuk memastikan kawan-kawan terpenuhi hak nya,” ungkapnya.
Menanggapi dan merespon positif kehadiran para pedagang PKL dalam aksi demonstrasi, Imam Taufik memastikan aspirasi yang telah disampaikan oleh para pedagang akan ditindaklanjuti dan diteruskan kepada Komisi B selaku pihak terkait agar segera menangani permasalahan yang menjadi keresahan para pedagang. Selain Komisi B, Imam Taufik juga akan mengundang Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY agar permasalahan segera ditindaklanjuti sehingga dapat menemui titik terang.
“Terkait dengan kewenangan, kita akan meminta Komisi B untuk segera melakukan rapat kerja supaya permasalahan segera clear dan tuntas agar para pedagang juga nyaman. Secepatnya, pada tanggal 31 Januari, kami segera melakukan pertemuan dan akan mengundang Kepala Dinas agar permasalahan ini cepat selesai,” terang Imam.
Audiensi dan aksi demonstrasi berjalan dengan damai, setelah selesai melakukan audiensi dengan pihak DPRD, Pemkot dan juga Dinas Koperasi, para demonstran meninggalkan ruangan secara perlahan dan kembali melanjutkan orasinya di depan gedung sebelum akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (mbr/dta)

Leave a Reply