Sleman, dprd-diy.go.id – Komisi C DPRD DIY melakukan Kunjungan Dalam Daerah (KDD) ke wilayah Tlogoadi, Getas Kalongan, guna menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait persoalan drainase di sepanjang ruas jalan provinsi yang kerap menimbulkan genangan saat musim hujan, Jumat (20/02/2026).
Kunjungan dipimpin Sekretaris Komisi C, H. Koeswanto, S.I.P., didampingi anggota Komisi C serta OPD terkait. Dalam dialog bersama warga, terungkap bahwa genangan air kerap terjadi saat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi akibat kerusakan saluran di sisi kanan dan kiri jalan.
Selain mengalami kerusakan, sebagian saluran drainase juga diduga bukan konstruksi permanen berbahan beton dan memiliki dimensi yang sempit, sehingga tidak mampu menampung debit air secara optimal.
Komisi C meninjau langsung sejumlah titik yang dikeluhkan masyarakat. Di lapangan ditemukan tutup gorong-gorong yang jebol, serta aliran air yang tersumbat oleh sampah dan ranting pohon. Warga juga menyoroti belum meratanya sistem saluran pembuangan di sepanjang ruas jalan, sehingga air yang tidak tertampung langsung meluap ke badan jalan.
Sebagai ruas jalan provinsi dengan mobilitas tinggi, kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Menanggapi hal tersebut, Komisi C menyatakan komitmennya untuk mengawal permasalahan ini agar segera mendapatkan perhatian dari instansi teknis.
“Kami akan memperjuangkan aspirasi masyarakat ini agar menjadi prioritas, mengingat ruas ini merupakan jalan provinsi yang memiliki tingkat mobilitas tinggi dan menyangkut keselamatan masyarakat,” ujar Koeswanto.
Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa penanganan awal akan diprioritaskan pada titik yang mengalami kerusakan parah dan ambrol, karena lokasi tersebut paling sering mengalami luapan air dan berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.
Komisi C juga akan mendorong agar perbaikan sistem drainase, termasuk normalisasi saluran dan penggantian gorong-gorong yang rusak, dapat masuk dalam perencanaan pembangunan daerah dan direalisasikan pada tahun 2026.
Melalui kunjungan ini, DPRD DIY menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memastikan setiap aspirasi yang berkaitan dengan keselamatan publik dapat dikawal hingga tahap realisasi demi terwujudnya infrastruktur yang aman dan berkelanjutan. (nps/lz)

Leave a Reply